KAI Bandara pastikan kesiapan sarana dan prasarana angkutan lebaran 2026
PT Railink selaku operator layanan KAI Bandara menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret – 1 April 2026.
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.
PT Railink selaku operator layanan KAI Bandara menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret – 1 April 2026.
KAI Bandara telah melakukan berbagai persiapan operasional, salah satunya adalah berpartisipasi aktif dalam kegiatan rampcheck persiapan Angkutan Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana kereta api agar tetap dalam kondisi prima selama masa angkutan Lebaran.
Selain itu, KAI Bandara juga melaksanakan posko Angkutan Lebaran dengan menempatkan personel di seluruh area operasional perusahaan guna memastikan pelayanan berjalan optimal. Upaya peningkatan layanan juga dilakukan melalui penambahan customer service mobile, pemberian pelatihan kepada tim pelayanan, serta pembekalan terpadu bagi para frontliner guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Bandara menyediakan 637 ribu kapasitas tempat duduk di seluruh wilayah operasionalnya. Khusus untuk wilayah Yogyakarta, KAI Bandara menyediakan 275 ribu kapasitas tempat duduk, meningkat signifikan dibandingkan periode Angkutan Lebaran sebelumnya yang menyediakan 208 ribu tempat duduk.
Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas serta berbagai langkah persiapan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan KAI Bandara yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran 2026. Melalui peningkatan kesiapan sarana, serta penguatan layanan kepada pelanggan, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan menuju dan dari bandara dengan lebih mudah dan menyenangkan, khususnya di wilayah Yogyakarta yang diproyeksikan mengalami peningkatan pergerakan penumpang selama periode Lebaran,” ujar Direktur Utama PT Railink seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Selasa (17/3).
Di wilayah Yogyakarta, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 dengan estimasi 11 ribu penumpang, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 28 Maret 2026 dengan estimasi 13 ribu penumpang.
Untuk mendukung mobilitas penumpang, layanan KAI Bandara di Yogyakarta beroperasi dengan jadwal keberangkatan paling pagi pukul 04.20 WIB dan keberangkatan terakhir dari Stasiun YIA pada pukul 21.30 WIB.
KAI Bandara juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan layanan digital pembelian tiket agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman.


