Legislator minta penataan dan perluasan Pelabuhan Tegalsari segera direalisasikan
Kondisi kebersihan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kota Tegal, Selasa (24/2/2026).
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Kondisi kebersihan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kota Tegal, Selasa (24/2/2026). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, disambut langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono.
Dalam peninjauan lapangan, Titiek Soeharto berdialog dengan nelayan, Anak Buah Kapal (ABK), serta perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah dan sejumlah pemangku kepentingan. Ia menilai kondisi pelabuhan masih jauh dari kata bersih dan tertata, padahal Tegalsari merupakan salah satu pelabuhan dengan kontribusi besar terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor perikanan.
“Pelabuhannya kotor, padahal kontribusinya besar. Sayangnya dana PNBP yang kembali ke daerah masih sangat terbatas, sehingga pemerintah daerah kesulitan dalam perawatan,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (25/2).
Menurut Titiek, persoalan kebersihan tidak bisa dipandang sepele karena berdampak langsung terhadap kualitas ikan hasil tangkapan. Lingkungan yang kurang higienis dinilai berpotensi menurunkan mutu komoditas perikanan. Selain itu, ia juga menyoroti keberadaan kapal-kapal mangkrak yang menghambat aktivitas sandar dan bongkar muat.
Komisi IV DPR RI, lanjutnya, akan mendorong koordinasi lintas kementerian agar penataan dan kebersihan pelabuhan segera dibenahi. Ia juga menyinggung rencana perluasan pelabuhan yang telah diprogramkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan guna mengurai kepadatan aktivitas.
“Pelabuhan adalah jendela masa depan. Kebersihan dan penataan harus menjadi prioritas agar nelayan nyaman dan hasil laut tetap berkualitas,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi IV DPR RI. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembenahan fasilitas dan pengelolaan pelabuhan, sehingga Tegalsari tidak hanya menjadi pusat ekonomi perikanan, tetapi juga ikon Kota Tegal yang bersih, tertib, dan representatif.


