Perak vs Emas: mana yang lebih menguntungkan di 2026?
Perbandingan investasi perak vs emas Antam di 2026: kelebihan, risiko, dan tips membeli. Mana lebih menguntungkan untuk pemula?
Perak vs emas (Sumber:freepik.com)
Harga logam mulia selalu menjadi perhatian para investor dan tahun 2026 menghadirkan pertanyaan klasik “Mana yang lebih menguntungkan, perak atau emas Antam?”.
Awal Januari harga emas Antam bera di kisaran Rp2.488.000-Rp2.504.000 per gram, sedangkan harga perak Antam masih relatif stabil di Rp32.000-Rp33.000 per gram.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun harga per gram perak jauh lebih murah, keduanya memiliki karakter dan keunggulan masing-masing dalam investasi. Emas dikenal sebagai aset safe haven cenderung stabil dan tahan terhadap fluktuasi ekonomi global.
Investor biasanya membeli emas untuk menjaga nilai aset mereka dari inflasi atau ketidakpastian pasar saham. Sementara itu, perak menawarkan harga terjangkau dan volatilitas lebih tinggi, sehingga potensi keuntungan jangka pendek lebih besar tapi resikonya juga lebih tinggi dibanding emas.
Beberapa faktor penting yang mempengaruhi keuntungan investasi perak dan emas Antam antara lain:
1. Harga dunia: Harga perak global lebih fluktuatif dibanding emas. Naik-turunnya harga perak bisa lebih cepat dipengaruhi spekulasi pasar dan permintaan industri.
2. Likuiditas: Emas lebih mudah dicairkan, terutama batangan kecil, sementara perak kadang memerlukan buyer khusus untuk jumlah besar.
3. Tujuan investasi: Jika tujuan jangka panjang dan lindung nilai terhadap inflasi, emas lebih stabil. Jika tujuan jangka menengah dengan peluang keuntungan lebih tinggi, perak bisa dipertimbangkan.
4. Ketersediaan dana: Untuk pemula dengan modal terbatas, perak lebih terjangkau dibanding membeli emas gram besar.
Tips strategi investasi perak dan emas di 2026:
1. Diversifikasi portofolio: Gabungkan emas dan perak untuk menyeimbangkan risiko dan potensi keuntungan.
2. Pantau harga harian: Keduanya bisa berubah setiap hari; mengetahui trend harga global membantu menentukan timing pembelian.
3. Pertimbangkan tujuan jangka panjang: Jangan membeli perak hanya untuk spekulasi cepat, karena volatilitasnya tinggi.
4. Beli dari outlet resmi: Pastikan keaslian logam mulia dari PT Antam atau Galeri 24.
Pro dan kontra memilih emas atau perak:
1. Pro Emas Antam: Stabil, likuid, cocok untuk investasi jangka panjang, lindung nilai terhadap inflasi.
2. Kontra Emas Antam: Harga per gram relatif tinggi, modal awal lebih besar.
3. Pro Perak Antam: Harga terjangkau, potensi keuntungan jangka pendek lebih tinggi, cocok untuk diversifikasi.
4. Kontra Perak Antam: Lebih fluktuatif, likuiditas kurang stabil jika jumlah besar.
Kesimpulannya, tidak ada jawaban tunggal, Emas tetap unggul untuk investasi aman dan jangka panjang sementara perak menawarkan peluang keuntungan lebih tinggi dalam jangka menengah dengan risiko yang lebih besar.
Investor cerdas biasanya memilih kombinasi keduanya sesuai tujuan, kemampuan modal dan toleransi risiko. Dengan strategi yang tepat dengan memanfaatkan awal tahun 2026 untuk membeli emas dan perak antam bisa menjadi langkah bijak.
Kuncinya adalah memahami karakter masing-masing logam, memantau harga secara rutin, dan menyesuaikan investasi dengan tujuan finansial jangka pendek maupun panjang.


