Pandji jelaskan soal sidang adat Toraja saat diperiksa di Bareskrim

Komika Pandji Pragiwaksono menjelaskan soal sidang adat Toraja yang ia jalani saat diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Suku Toraja melalui media elektronik.

Update: 2026-03-09 11:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Komika Pandji Pragiwaksono menjelaskan soal sidang adat Toraja yang ia jalani saat diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Suku Toraja melalui media elektronik.

Pandji mengatakan bahwa dirinya dicecar 17 pertanyaan oleh penyidik yang mayoritas terkait sidang adat Toraja.

"Ditanya terkait kehadiran saya di Toraja ketika saya melaksanakan sidang adat Toraja. Pertanyaannya seputar itu dan klarifikasinya sudah diberikan oleh saya. Moga-moga kasusnya bisa cepat selesai,” katanya saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.

Ia juga mengungkapkan bahwa penyidik menanyakan mengenai siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam sidang adat tersebut.

Namun, ia meminta penyidik langsung mengonfirmasi langsung ke pihak masyarakat adat setempat.

"Saya minta penyidiknya untuk memastikan langsung ke pihak masyarakat adat di sana untuk lebih pastinya karena saya tidak mau salah dalam mengucapkan nama, jabatan, dan terutama wilayah," katanya.

Mengenai penerapan keadilan restoratif (restorative justice), Pandji mengatakan bahwa hal tersebut tidak dibahas secara gamblang dalam pemeriksaan.

Namun, ia berharap keadilan restoratif itu dikedepankan. "Harapannya memang itu yang kemudian dikedepankan, restorative justice-nya, karena antara saya dengan perwakilan sah dan legitimate dari masyarakat Toraja sudah terjadi," katanya.

Sebelumnya, Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja pada November 2025 lalu.

Aliansi tersebut menilai materi acara stand up yang dibawakan Pandji terkait prosesi pemakaman suku Toraja telah melecehkan dan menghina martabat suku tersebut.

Sejumlah saksi dan ahli, termasuk admin YouTube Pandji, telah diperiksa oleh penyidik. Kemudian pada Februari 2026, Pandji telah melaksanakan sanksi adat Toraja.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News