Polisi Batang Hari tangkap dua begal motor bermodus mengaku intel
Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Tembesi, Polres Batang Hari, Jambi, menangkap dua pria pelaku perampasan (begal) sepeda motor yang dalam aksinya berpura-pura menjadi anggota intelijen wilayah setempat
Dua pelaku begal modus mengaku intel diamankan personel kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Batang Hari Polda Jambi, Kamis (26/2/2026). ANTARA/HO-Polsek Muara Tembesi.
Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Tembesi, Polres Batang Hari, Jambi, menangkap dua pria pelaku perampasan (begal) sepeda motor yang dalam aksinya berpura-pura menjadi anggota intelijen wilayah setempat
Kapolsek Muara Tembesi Iptu Sugeng di Batang Hari, Sabtu, mengatakan kedua pelaku melancarkan aksinya dengan menghentikan korban di jalan raya, dan mengaku sebagai anggota intel yang sedang memburu bandar narkoba.
"Untuk memperkuat tipu daya, pelaku memperlihatkan benda yang menyerupai senjata api guna menakut-nakuti korban," kata Sugeng.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku menghentikan pengendara yang lewat di lokasi kejadian, dalihnya ingin meminjam kendaraan dan telepon genggam untuk keperluan operasi kepolisian, lalu membawa kabur barang-barang milik korban.
Korban yang menyadari telah menjadi sasaran penipuan, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Muara Tembesi. Aksi kejahatan tersebut terjadi pada Selasa (24/2) dini hari di Dusun Sungai Rumbai, Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi.
Ia menyebutkan berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan lapangan, petugas berhasil melacak keberadaan pelaku. Keduanya ditangkap di kawasan Pasar Muara Tembesi pada Kamis (26/2).
"Dari tangan tersangka, polisi menyita satu buah korek api berbentuk pistol replika yang digunakan saat beraksi, serta barang bukti sepeda motor milik korban," katanya.
Saat ini kedua tersangka tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
Menurut Sugeng, modus menyamar sebagai aparat penegak hukum sangat meresahkan, karena mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Ia mengimbau warga agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku sebagai petugas tanpa menunjukkan identitas resmi (KTA).
Jika menemukan hal mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah tersebut.


