Donggala perkuat pengelolaan sampah berbasis sumber
Pemkab Donggala terapkan 3R di destinasi wisata untuk kurangi beban TPA dan jaga lingkungan
Antara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, terus meningkatkan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui penerapan sistem 3R (reduce, reuse, recycle), khususnya di destinasi wisata.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengatakan langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban pengangkutan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekaligus mendorong kemandirian pengelolaan limbah di lokasi wisata.
“Ke depan sampah harus diolah di sekitar tempat wisata. Mengingat sarana prasarana dan sumber daya manusia masih terbatas, maka diperlukan inovasi melalui pemilahan sampah langsung di destinasi,” ujarnya, Sabtu (4/4).
Ia menjelaskan, sebagian besar destinasi wisata di Donggala berada di wilayah pesisir, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih kompleks karena berkaitan langsung dengan ekosistem darat dan laut.
Penerapan sistem 3R dinilai mampu menekan risiko pencemaran, terutama kebocoran limbah plastik ke perairan yang berpotensi merusak terumbu karang.
Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi lebih peduli terhadap pemilahan dan pemanfaatan limbah yang memiliki nilai ekonomis.
Pemkab Donggala juga berkomitmen memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha pariwisata agar sistem pengelolaan sampah mandiri ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Vera menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan wisata yang bersih dan lestari.
“Lingkungan yang bersih bukan hanya mendukung estetika pariwisata, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kelestarian alam,” pungkasnya.

