NU Care-LAZISNU dan Tokio Marine Life tanam 1.600 pohon produktif sebagai komitmen keberlanjutan

NU Care-LAZISNU bersama PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (Tokio Marine Life) dalam pilar program lingkungan memperluas kolaborasi keberlanjutan melalui program Tanam Pohon Produktif, yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Hari Santri 2025.

Update: 2025-12-01 12:20 GMT

Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Indomie

NU Care-LAZISNU bersama PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (Tokio Marine Life) dalam pilar program lingkungan memperluas kolaborasi keberlanjutan melalui program Tanam Pohon Produktif, yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Hari Santri 2025.

Melalui program ini, sebanyak 1.600 bibit pohon produktif akan ditanam di sejumlah wilayah pesantren di Provinsi Banten, Jawa Barat, hingga Kepulauan Riau. Pelaksanaan penanaman pohon secara simbolis berlangsung di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy, Cirebon, Jawa Barat pada 13 November 2025.

Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman pohon, tetapi juga mendorong terbentuknya warisan ekologis jangka panjang bagi pesantren, masyarakat sekitar, dan generasi santri di masa mendatang.

Senior Vice President Marketing & Corporate Planning Tokio Marine Life menjelaskan, inisiatif program ini merupakan bagian dari Sustainability Journey Tokio Marine Life, khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Melalui penanaman pohon produktif, perusahaan ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, mulai dari keteduhan, kontribusi terhadap kualitas udara, hingga potensi nilai ekonomi jangka Panjang, ucap Alex dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, program keberlanjutan ini bukan hanya sebuah konsep, tetapi komitmen nyata untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

"Kolaborasi dengan NU Care–LAZISNU dalam program penanaman pohon produktif ini sejalan dengan prinsip To Be a Good Company dan upaya kami untuk mendukung lingkungan hidup yang lebih baik," ujarnya.

Elshinta Peduli

Direktur Eksekutif NU Care–LAZISNU PBNU, Riri Khariroh menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kontribusi Tokio Marine Life yang konsisten dalam mendukung program lingkungan.

"Terima kasih kepada Tokio Marine Life yang sudah ikut menguatkan gerakan ekologis di pesantren. Kita menanam pohon produktif yang mungkin tidak langsung berbuah dalam waktu dekat, tapi insyaAllah hasilnya akan dinikmati adik-adik santri di masa mendatang. Apa yang kita tanam hari ini adalah amal jariyah yang terus hidup," ujar Riri.

“Ini program kami di pilar program NU Care Hijau. Kami peduli pada lingkungan, peduli pada masa depan. Pohon-pohon ini nanti menghadirkan keteduhan, kerimbunan, bahkan rezeki. Ini amal jariyah yang tidak berhenti, dan kami bersyukur Tokio Marine Life berjalan (sinergi) bersama kami,” imbuh Riri.

Riri mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Kebon Jambu dipilih karena nilai historisnya. Menurutnya, Pesantren Kebon Jambu ini legendaris, tempat Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) pertama kali dideklarasikan, tahun 2017. Baginya, Pesantren Kebon Jambu merupakan rumah perjuangan dan menjadi tempat penutup rangkaian program Hari Santri 2025 NU Care-LAZISNU.

Pimpinan Pesantren Kebon Jambu, Nyai Masriyah Amva menyambut kegiatan ini sebagai keberkahan bagi pesantrennya.

“Menanam pohon itu sedekah oksigen, sedekah kerimbunan, sedekah keindahan. Ini amal jariyah yang manfaatnya tidak berhenti. Dari dulu saya mengkampanyekan kalau pohon adalah anugerah yang terus memberi,” paparnya.

Pada kegiatan di Pesantren Kebon Jambu, 100 bibit pohon produktif ditanam di area Pesantren Kebon Jambu, meliputi rambutan, matoa, nangka, sirsak, dan sawo. Program ini akan dilanjutkan di pesantren lain seperti Pesantren Gedongan Cirebon, Buntet Pesantren Cirebon, Pesantren MALNU Menes Pandeglang, Pesantren Cipasung Tasikmalaya, dan pesantren-pesantren lain di Banten, Jawa Barat, hingga Kepulauan Riau.

Sementara itu Ketua NU Care–LAZISNU Kabupaten Cirebon, Faiz Ade Faizal Alam menegaskan bahwa kegiatan ini terintegrasi dengan edukasi lingkungan bagi santri, termasuk pengelolaan sampah dan program kesiapsiagaan bencana bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU.

“Program Tanam Pohon Produktif ini bagian dari pilar NU Care Hijau yang kami jalankan bersama Tokio Marine Life. Selain di Pesantren Kebon Jambu, 100 bibit pohon produktif juga akan ditanam di Pesantren Gedongan dan Buntet Pesantren, Cirebon,” jelas Faiz.

Antusiasme para santri juga terasa. Taufik, santri kelas XI, menceritakan pengalamannya dalam menjaga lingkungan.

“Setiap Jumat kami ada jadwal ro’an, bersih-bersih pesantren. Sekarang ada penanaman pohon, jadi makin semangat. Dulu kami juga belajar hidroponik dan pilah sampah. Terima kasih NU Care-LAZISNU dan Tokio Marine Life sudah membantu dan mendukung kami,” ujar Taufik dengan semangat.

Selain penanaman pohon produktif, Tokio Marine Life bersama NU Care–LAZISNU juga menjalankan berbagai program sosial seperti Beasiswa Santri Nusantara, Santunan Pendidikan Keberagamam, Program Literasi Keuangan, Pemberdayaan UMKM, serta Program Bedah Masjid dan Pesantren. Seluruh program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas manfaat keberlanjutan bagi masyarakat. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News