Raih proper hijau, ceria perkuat kinerja lingkungan

Ceria sukses raih Proper Hijau, dorong keseimbangan operasional dan kelestarian lingkungan.

Update: 2026-04-14 09:39 GMT
Indomie

Kuartal I 2026 menjadi momen membanggakan bagi PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria). Perusahaan tambang nikel ini kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Proper Hijau untuk periode 2024–2025.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Ceria juga mendapat apresiasi dari Gubernur Sulawesi Tenggara atas keberhasilannya mengekspor ribuan ton feronikel ke pasar Asia melalui Kendari New Port. Smelter milik Ceria yang dijuluki “smelter merah putih” ini seluruh sahamnya dimiliki oleh pihak dalam negeri.

Direktur Utama Ceria, Abdul Haris Tatang, menyampaikan bahwa capaian Proper Hijau merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas penghargaan Proper Hijau ini. Ini merupakan pencapaian pertama setelah enam tahun terakhir sejak 2018 Ceria menerima Proper Biru,” ujarnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan perusahaan dalam menyeimbangkan kegiatan operasional dengan kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, Tatang menjelaskan bahwa Ceria terus melakukan perbaikan dalam standar kepatuhan lingkungan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Tidak hanya memenuhi standar, kami juga terus berinovasi melalui program efisiensi energi yang berdampak pada penurunan emisi, pengelolaan limbah berkelanjutan, hingga pelestarian keanekaragaman hayati,” jelasnya.

Meski telah meraih Proper Hijau, manajemen menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir. Ceria menargetkan peningkatan kinerja hingga meraih Proper Emas di masa mendatang.

Elshinta Peduli

“Manajemen berharap seluruh insan Ceria terus memberikan kinerja terbaik sehingga mampu mencapai standar beyond compliance melalui inovasi berkelanjutan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, energi bersih, serta tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

Selain aspek lingkungan, perusahaan juga menekankan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh lini operasional, khususnya di area tambang.

“Kami terus mengingatkan pentingnya implementasi standar K3. Keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh insan Ceria,” tegasnya.

Ceria juga berkomitmen untuk menerapkan praktik pertambangan yang baik (good mining practice) guna mendukung terciptanya ekosistem keselamatan pertambangan nasional yang profesional, andal, dan kolaboratif.(Hutomo Budi)

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News