Tim gabungan berupaya padamkan karhutla di Singkawang Selatan
Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Bandara, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang meluas hingga sekitar lima hektare.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Bandara, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang meluas hingga sekitar lima hektare.
Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang Yuyu Wahyudin mengatakan kebakaran terjadi di dua lokasi, yakni Kelurahan Sedau dan Kelurahan Pangmilang. Dari pendataan di lapangan, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar lima hektare, dengan rincian dua hektare berada di Kelurahan Sedau dan tiga hektare di Kelurahan Pangmilang.
“Tim gabungan terus berupaya untuk melakukan pemadaman, semoga karhutla di Jalan Bandara Singkawang bisa segera diatasi,” kata Yuyu di Singkawang, Selasa.
Ia menjelaskan, operasi pemadaman telah dilakukan sejak Minggu (1/2) dan dilanjutkan hingga Selasa karena api belum sepenuhnya padam. Kebakaran juga sulit dikendalikan karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan vegetasi pakis, akasia, kelapa sawit, dan semak belukar, ditambah kondisi angin sekitar 11 kilometer per jam yang mempercepat perambatan api dan asap.
“Kebakaran cukup sulit dipadamkan. Oleh karena itu, kegiatan pemadaman akan terus kami lakukan hingga api benar-benar padam,” ujarnya.
Yuyu menyebutkan, api masih terlihat berkobar di sejumlah titik dengan kepulan asap cukup tebal, sehingga personel melakukan pembasahan serta penyekatan untuk mencegah api merambat lebih luas.
Ia menambahkan, dari total lahan yang terbakar tersebut, tim gabungan baru berhasil memadamkan sekitar 2,5 hektare, sementara sisanya masih dalam proses penanganan.
Operasi pemadaman darat melibatkan 71 personel gabungan dari Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Koramil Singkawang Selatan, unsur Kecamatan Singkawang Selatan, Kompi Brimob Singkawang, Polres Singkawang, Polsek Singkawang Selatan, BPBD Kota Singkawang, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dari sejumlah wilayah.
Dalam pelaksanaan pemadaman, tim didukung peralatan berupa mesin pompa air, selang hisap dan selang kirim, kendaraan pengangkut personel, serta peralatan manual pemadam kebakaran. Sementara sumber air diperoleh dari parit terdekat dengan lebar sekitar satu meter dan kedalaman sekitar satu meter.
Yuyu menegaskan, operasi pemadaman akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik api dinyatakan padam guna mencegah munculnya kebakaran susulan, mengingat karakteristik lahan gambut rawan terbakar kembali.


