Info terkini data genangan di Jakarta per Sabtu sore
Banjir yang disebabkan luapan air dari Kali Ciliwung membuat warga Pejaten Timur RT 05 RW 08 dan RT 17 RW 07, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga 130 cm
Kondisi genangan air di beberapa wilayah Jakarta, Sabtu (24/1/2026) pukul 15.00 WIB, masih dalam penanganan petugas di lapangan. Seperti diketahui hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan genangan di sejumlah wilayah.
BPBD mencatat hingga Sabtu siang, terdapat 59 RT dan 4 ruas jalan yang tergenang, dikutip dari Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan. Diberitakan sebelumnya, Sabtu (24/1/2026) pukul 08.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat ada 90 RT dan 10 ruas jalan masih tergenang banjir.
Selanjutnya dijelaskan sebarannya, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan dampak terluas, yaitu tercatat 51 RT tergenang di 11 kelurahan, dan dengan ketinggian air berkisar 15 hingga 120 sentimeter, data Sabtu pagi. Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan luapan sejumlah sungai, seperti Kali Ciliwung, Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan.
Namun, data Sabtu sore, wilayah Jakarta Barat meski tetap menjadi daerah terdampak terbanyak, tapi jumlah titik genangan air berkurang, yaitu 29 RT terendam. Artinya di beberapa titik sudah mulai surut dengan ketinggian air bervariasi sentimeternya.
Banjir di Jakarta Barat per Sabtu sore masih terjadi di Kelurahan Rawa Buaya dengan ketinggian air mencapai 150 cm, serta Kedaung Kali Angke dan Kembangan Utara akibat luapan Kali Angke.
Sementara itu, di wilayah Jakarta Timur, banjir melanda 16 RT. Ketinggian air tertinggi berada di Kelurahan Bidara Cina (210 cm). Di wilayah ini, genangan air juga masih terjadi di Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan akibat luapan Kali Ciliwung, per Sabtu sore.
Sementara itu, Jakarta Selatan mencatat 7 RT tergenang hingga berita ini diturunkan, yaitu tersebar di Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru. Dan, Jakarta Utara turut terdampak di Kelurahan Kapuk Muara, dengan 7 RT terendam.
Tak hanya permukiman, banjir juga merendam 4 ruas jalan di Jakarta Barat, di antaranya Jalan Kembangan Raya dengan ketinggian air mencapai 50 cm, dan Jalan Daan Mogot KM 13 setinggi 20 cm. Genangan air ini sempat mengganggu arus lalu lintas.
BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta menghubungi layanan 112, yang beroperasi gratis selama 24 jam.
Masyarakat diimbau agar selalu pantau informasi resmi, membatasi aktivitas berisiko, dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat. Nomor-nomor tersebut Jakarta Siaga 112, lalu pantau genangan dan banjir lewat aplikasi JAKI, pantaubanjir.jakarta.go.id, BMKG, dan BPBD.
Sementara itu, Posko Siaga Bencana tetap beroperasi 24 jam di seluruh kantor wali kota dan kabupaten. (Ter)


