KADIN DKI Jakarta dan anggota operasikan dapur SPPG dukung program strategis nasional
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmen nyata dunia usaha dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmen nyata dunia usaha dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, KADIN DKI Jakarta terus mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam inisiatif yang berdampak langsung pada masyarakat, salah satunya melalui pengoperasian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemenuhan gizi masyarakat.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, menegaskan bahwa dunia usaha tidak hanya berperan sebagai motor penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya, ketika pengusaha bergerak bersama yang tumbuh bukan hanya ekonomi, tetapi juga harapan dan kesejahteraan masyarakat. Dunia usaha harus hadir bukan hanya di ruang investasi, tetapi juga di ruang-ruang kemanusiaan,” ujar Diana Dewi pada Jumat (6/3) di Kemang Jakarta Selatan.
Menurut Diana, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum KADIN Indonesia agar seluruh jajaran KADIN di daerah aktif berkontribusi dalam program-program strategis nasional.
Dalam konteks tersebut, KADIN DKI Jakarta bersama para anggota dan Asosiasi Luar Biasa telah berhasil mengoperasikan sekitar 90 dapur SPPG sebagai bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung program pemerintah.
“Dapur SPPG ini bukan sekadar tempat memasak. Ini adalah simbol gotong royong antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat. Dari dapur-dapur ini lahir energi baru untuk membangun Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih sejahtera,” lanjut Diana.
Diana pun menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam program sosial seperti ini menunjukkan bahwa KADIN tidak hanya berbicara mengenai bisnis dan investasi, tetapi juga tentang kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
“Kami ingin membuktikan bahwa pengusaha Indonesia tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi diresmikan oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie dan turut dihadiri oleh Asisten Staf Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan serta Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya yang memberikan dukungan terhadap sinergi dunia usaha dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan nasional.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah dan dunia usaha, KADIN DKI Jakarta optimistis bahwa kontribusi sektor swasta akan semakin mempercepat terciptanya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia.
Dalam kesey tersebut Anindya Bakrie menjelaskan bahwa KADIN Indonesia telah memfasilitasi pengadaan sebanyak 742 SPPG diberbagai lokasi. "Kami mentargetkan akan menyiapkan hingga tembus 1.000 SPPG dimana 230 SPPG akan disiapkan di wilayah 3 T atau Tertinggal , Terdepan dan Terluar," tutup Anindya Bakrie.


