Kebon Pala terendam hampir 1 meter lebih, aktivitas sahur warga terganggu

Banjir kembali merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai hampir 120 sentimeter pada Jumat (20/2).

Update: 2026-02-20 10:20 GMT

Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Banjir kembali merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai hampir 120 sentimeter pada Jumat (20/2).

Warga yang terdampak berada di RW 04 meliputi RT 11, RT 12, dan RT 13, serta di RW 05 meliputi RT 05, RT 06, dan RT 09.

Salah satu Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan genangan air mulai merambah ke rumah-rumah warga sejak pukul 02.00 WIB dini hari, dan debit air kemudian meningkat signifikan hingga pagi hari.

“Dan untuk warga sendiri belum ada yang mengungsi sih,” ujar Sanusi kepada awak media di lokasi, Jumat (20/2).

Menurutnya, warga memilih bertahan karena sebagian besar rumah memiliki lantai dua.

“Rata-rata di lantai dua semua sih,” katanya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Jumat (20/2). 

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini bantuan dari pemerintah belum diterima warga. Kebutuhan makanan sementara masih dipenuhi secara mandiri.

“Belum. Sampai saat ini belum ada sih,” ujarnya.

Di RT yang dipimpinnya terdapat 96 kepala keluarga (KK), sementara di wilayah sebelahnya sekitar 70 KK turut terdampak banjir.

Menurutnya, di tengah bulan suci Ramadan, banjir turut berdampak pada aktivitas sahur warga. Akses yang terbatas membuat sebagian warga harus menggunakan perahu untuk membeli makanan.

“Kalau untuk sahur agak terhambat juga sih ya, walaupun tadi pagi masih ada yang gunain perahu untuk beli makan sahur. Tapi masih berjalan lancar sih ibadahnya,” ucap Sanusi.

Elshinta Peduli

Sementara itu, dari unsur kepolisian, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) menurunkan bantuan personel dan armada ke lokasi.

Kasubdit Binmas Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKP Hamdan Nawalah, mengatakan sebanyak 15 personel diterjunkan untuk membantu warga terdampak banjir.

“Dari Polairud kami menurunkan pasukan sebanyak 15 personel, perahu karet dan skiff boat dua unit, untuk memberikan bantuan layanan kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Kebon Pala ini,” ujar Hamdan.

Ia menegaskan pihaknya bersiaga selama 24 jam untuk membantu evakuasi maupun kebutuhan mendesak warga.

“Bagi warga yang ingin mengungsi atau memerlukan bantuan untuk membeli makanan ataupun obat-obatan, kami siap melayani,” katanya.

Polairud juga mengimbau warga untuk segera mengungsi apabila ketinggian air terus bertambah.

“Kami memberikan imbauan kepada warga, bagi warga yang ingin mengungsi kami siap 24 jam di lokasi ini. Untuk sementara warga masih banyak yang bertahan, karena rumahnya juga rata-rata tingkat,” ujar Hamdan.

Hingga saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan air kembali naik, mengingat intensitas hujan sejak dini hari cukup tinggi dan berlangsung lama. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News