Pramono Anung dan Rano Karno lepas peserta Soekarno Run 2026 di GBK
Elshinta/ ADP
Gelaran Soekarno Run 2026 resmi dimulai di bawah guyuran hujan rintik yang menyelimuti kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta. Meski cuaca mendung,
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto tetap berada di dalam barisan bersama ribuan peserta kategori 10K untuk bersiap memulai lari.
Sebelum bendera pelepasan diangkat, suasana khidmat menyelimuti lokasi acara saat lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza dikumandangkan. Seluruh peserta tampak ikut bernyanyi dengan penuh penghayatan di tengah rintik hujan.
Usai lagu kebangsaan, ditampilkan sosok Bung Karno melalui teknologi imersif berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menyampaikan pesan perjuangan bagi generasi muda.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kemudian secara resmi mengangkat bendera pelepasan (flag-off) tanda dimulainya kategori 10K. Hasto Kristiyanto yang berada di barisan peserta langsung ikut berlari bersama ribuan pelari lainnya.
Setelah seluruh pelari kategori 10K melesat, acara dilanjutkan dengan pelepasan kategori 5K. Sebelum start, para peserta kategori ini kembali mendengarkan pesan dari sosok Bung Karno melalui teknologi AI.
Pelepasan kategori 5K ini dilakukan secara bersama-sama oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Puti Guntur Soekarno, yang merupakan cucu dari sang Proklamator.
Ketua Panitia Soekarno Run 2026, Muhammad Syaeful Mujab, menyebut pelaksanaan tahun ini menjadi momentum penting untuk membumikan semangat perjuangan dan persatuan. Menurutnya, kondisi hujan justru menjadi pertanda semangat yang tetap menyala dan tidak menyurutkan antusiasme 10.000 peserta.
“Bung Karno pernah mengatakan, beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia. Hari ini kita hadirkan bukan hanya 10, tetapi 10.000 pelari. Mari kita merahkan Car Free Day dengan semangat berdikari dan mewarisi cita-cita Bung Karno,” ujar Syaeful Mujab, di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah fungsionaris DPP PDIP, di antaranya Komarudin Watubun, Yuke Yurike, Charles Honoris, dan My Esti Wijayati. Selain itu, hadir pula kader PDIP Krisdayanti yang ikut bergabung dalam barisan pelari. Tahun ini, panitia juga memberikan beasiswa bagi 500 pelajar terpilih sebagai bentuk apresiasi prestasi di bidang olahraga. (Arie Dwi Prasetyo)


