SMPN 182 sudah ingatkan pemilik pagar roboh sejak Desember 2025

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan sudah memperingatkan kepada pemilik pagar tembok samping sekolah agar memperhatikan dan memperbaiki kondisinya sejak Desember 2025, namun belum ada tindak lanjut hingga pagar roboh pada Minggu (15/2).

Update: 2026-02-16 12:50 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan sudah memperingatkan kepada pemilik pagar tembok samping sekolah agar memperhatikan dan memperbaiki kondisinya sejak Desember 2025, namun belum ada tindak lanjut hingga pagar roboh pada Minggu (15/2).

"Terkait dengan surat pemberitahuan sejak Desember. Itu dari Kepala Sekolah yang memberi informasi kepada pemilik pagar tembok atau pemilik bangunan," kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram pada akun @jakartaselatan24jam, tangkapan layar rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik pagar tembok samping sekolah itu roboh dan menimpa pagar SMPN 182 pada Minggu (15/2) siang.

Mansur mengatakan kemungkinan pemilik bangunan belum sempat memperbaiki tembok karena kesibukan.

Hingga kini, polisi belum memeriksa saksi lantaran masih melakukan penyelidikan terkait ada unsur kesengajaan atau tidak.

"Jadi, terkait dengan ada atau tidak, tindak pidana, sampai saat ini masih proses penyelidikan," katanya.

Meski tak ada korban luka maupun jiwa, lanjut dia, namun pagar tembok roboh itu berimbas pada fisik sekolah.

Terkait hal itu, sekolah, lanjutnya, sudah meminta kepada pemilik pagar tembok samping sekolah itu agar prasarana dan saranan yang rusak akibat peristiwa itu, dibantu untuk dibangun kembali seperti semula.

Elshinta Peduli

"Sekolah minta supaya bangunan seperti semula. Kalau memang ada rusak di ruang mana, apa saja kerusakan, Kepala Sekolah minta kembali seperti semula," ucapnya.

Akibat kejadian itu, kata dia, saluran air menjadi mampet dan kerugian akibat insiden itu juga masih dalam pendataan sampai dengan saat ini.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan pagar tembok roboh di samping SMPN 182, Jakarta Selatan (Jaksel), disebabkan struktur tanah yang labil.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News