Terminal Kampung Rambutan alami penurunan penumpang H-2 Lebaran
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan bahwa sudah terjadi penurunan kunjungan penumpang pada H-2 Lebaran.
Situasi di Terminal Kampung Rambutan yang mulai sepi pemudik pada H-2 Lebaran pada Kamis (19/3/2026). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti).
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan bahwa sudah terjadi penurunan kunjungan penumpang pada H-2 Lebaran.
"Memang untuk puncak mudik Lebaran 2026 itu sudah terjadi kemarin ya, pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2026. Hari ini penumpang akan menurun dibandingkan kemarin," kata Revi kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Revi mengatakan puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3) kemarin, dengan jumlah penumpang ada sebanyak 5.336 orang. Sementara berdasarkan data yang dihimpun per hari ini hingga pukul 13.00 WIB, jumlah penumpang yang telah berangkat dari Terminal Kampung Rambutan ada sebanyak sebanyak 1.259 orang.
Tujuan pemudik setiap jamnya pun berbeda-beda. Dia menyebut pada pukul 5.30 sampai 8.00 WIB, tujuan yang banyak diminati pemudik adalah Jawa Tengah dan Jawa Barat seperti daerah Sumedang, Tasik, Ciamis, Yogyakarta, Wonosobo, Cilacap, Tegal dan Pekalongan.
Kemudian pada pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB banyak bus akan berangkat menuju sekitaran Pulau Sumatera seperti ke Padang, Lampung dan Palembang.
Sampai dengan hari ini, Revi mengaku belum pernah menerima laporan terkait pemudik yang kehabisan tiket. Pengelola Terminal Kampung Rambutan berupaya mengantisipasinya melalui penyediaan bus tambahan agar pemudik bisa terangkut secara menyeluruh.
"Kita bekerja sama dengan perusahaan otobus untuk menyiapkan bus bantuan. Nanti kendaraannya akan kita cek kelaikannya, setelah itu baru kita izinkan berangkat," ucap dia.
Sejauh ini sudah ada 3 bus tambahan yang berangkat pada Rabu (18/3) yang menjadi puncak dari arus mudik. Ketiga bus itu akan menuju wilayah paling banyak dituju seperti Yogyakarta, Wonosobo, dan Pekalongan.
Dengan masing-masing bus membawa sekitar 40 penumpang.
Situasi yang landai itu turut membuat pihak terminal mengurangi jumlah personelnya. Pada Rabu (18/3), jumlah personel yang disiagakan mencapai 120 orang yang terdiri atas TNI, Polri, Dinas Perhubungan, kemudian Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Senkom, dan Pramuka.
Sementara hari ini hanya ada 105 personel yang disiagakan.


