Warga berburu kulit ketupat di Pasar Jatinegara jelang Lebaran
Aktivitas jual beli di Pasar Jatinegara kian meningkat dan dipadati warga yang berburu kulit ketupat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Warga padati Pasar Jatinegara untuk berburu kulit ketupat menjelang Lebaran 2026 di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza.
Aktivitas jual beli di Pasar Jatinegara kian meningkat dan dipadati warga yang berburu kulit ketupat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Lonjakan pengunjung terlihat sejak pagi hari hingga saat ini dengan sebagian besar pembeli mencari anyaman daun kelapa muda (janur) yang menjadi bahan utama pembuatan ketupat.
"Dari pagi sudah ramai pembeli. Sekarang udah ada sekitar 300 lebih anyaman ketupat yang terjual," kata Marta (42) di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis.
Marta menyebut, kulit ketupat menjadi salah satu pelengkap hidangan khas Lebaran 2026. Sejak pagi hari lapak pedagang kulit ketupat dipadati pembeli.
Mereka datang bergantian untuk mendapatkan anyaman janur tersebut, baik untuk kebutuhan keluarga maupun dibagikan kepada kerabat.
Kulit ketupat dijual dengan harga Rp8.000 per 10 buah. Meski tergolong mengalami penyesuaian harga dibanding hari biasa, tingginya minat masyarakat membuat penjualan tetap ramai.
"Harganya stabil, Alhamdulillah ramai banget karena memang momennya mau Lebaran, jadi pasti ramai pembeli," jelas Marta.
Menurut dia, sebagian besar pembeli memilih membeli kulit ketupat jadi karena lebih praktis dan menghemat waktu dibanding harus menganyam sendiri dari daun kelapa muda.
"Kalau mendekati Lebaran seperti ini memang selalu ramai. Banyak yang beli dalam jumlah banyak untuk keluarga besar. Terus biar ga ribet pasti belinya yang sudah dirakit, jadi tinggal dibuat ketupat aja," ucap Marta.
Di sisi lain, pembeli juga mengaku tidak keberatan dengan harga yang ditawarkan karena kebutuhan kulit ketupat sudah menjadi tradisi tahunan.
Salah satu pembeli, Siti (47) mengatakan dirinya sengaja datang lebih awal untuk menghindari kehabisan stok.
"Biasanya kalau sudah H-2 atau H-1 Lebaran susah dapat. Jadi saya beli sekarang sekalian untuk keluarga. Lebaran tanpa ketupat rasanya kurang lengkap bagi keluarga saya," kata Siti.
Selain kulit ketupat, sejumlah bahan pangan lain seperti ayam, santan, beras, dan bumbu dapur juga mengalami peningkatan permintaan.
Kondisi tersebut membuat suasana pasar menjadi lebih padat dibanding hari biasa, terutama di area penjualan bahan kebutuhan pokok.
"Saya juga beli bumbu jadi untuk opor, labu siam yang udah dipotong, diparut, pokoknya beli buat nanti persiapan makanan Lebaran," ucapnya.
Kepadatan terlihat di beberapa titik, terutama di jalur utama yang menjadi akses keluar masuk pengunjung. Aktivitas tawar-menawar berlangsung di tengah keramaian, sementara pedagang terus melayani pembeli tanpa henti.
Selain kulit ketupat, permintaan terhadap bahan kebutuhan Lebaran lainnya seperti beras, santan, dan bumbu dapur juga terlihat meningkat. Hal ini membuat suasana pasar semakin padat dibandingkan hari biasa.
Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga mendekati Lebaran, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menyiapkan hidangan khas hari raya.


