Polda Lampung siapkan 1.895 personel, amankan arus mudik lintas Sumatra
M.Irza Farel, tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026, mewawancarai Kabid Humas Polda Lampung Kombes (Pol) Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K, M.H., Kamis (12/3/2026)
Kapolda Lampung siagakan ribuan personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026 di jalur lintas Sumatra,dengan jajaran Polda Lampung yang tengah melakukan persiapan menghadapi lonjakan kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Kabid Humas Polda Lampung Mudik 2026 Polda Kombes (Pol) Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K, M.H., mengatakan pengamanan arus mudik tahun ini melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan yang melintas di wilayah Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra.
“Polda Lampung telah menyiapkan sebanyak 1.895 personel Polri, kemudian dibantu oleh TNI sebanyak 280 personel, serta 1.572 personel dari instansi terkait,” ujar Yuni Saat diwawancarai oleh Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran (EEJML) Lintas Sumatera, Kamis (12/3/2026).
Menurut Yuni, selain menyiagakan personel di lapangan, Polda Lampung juga telah melakukan berbagai simulasi untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, terutama di jalur menuju pelabuhan dan gerbang tol.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pelaksanaan tactical floor game, yakni simulasi penanganan situasi apabila terjadi antrean kendaraan di jalan maupun di pintu tol.
“Beberapa waktu lalu kami juga melaksanakan tactical floor game, yaitu simulasi yang dilakukan oleh personel di lapangan apabila terjadi antrean kendaraan, baik di jalan maupun di pintu tol,” ujarnya.
Yuni menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan delay system apabila terjadi lonjakan kendaraan secara signifikan.
“Sejauh ini memang belum pernah terjadi antrean panjang, karena kami sudah memiliki skema pelaksanaan delay system. Jadi dua langkah tersebut sudah kami lakukan, termasuk simulasi jika kondisi itu benar-benar terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, pengamanan juga diperkuat dengan pendirian puluhan pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung menyiapkan sekitar 57 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, serta satu pos terpadu yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni.
“Untuk pos pengamanan terdapat 57 titik, kemudian pos pelayanan sebanyak 19 titik, serta pos terpadu yang berada di Bakauheni,” ujarnya.
Selain pengamanan lalu lintas, Polda Lampung juga menyediakan fasilitas bagi pemudik di pos pelayanan, termasuk layanan kesehatan dan tempat beristirahat.
“Di pos pelayanan tersedia berbagai fasilitas bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, tempat beristirahat, hingga fasilitas air minum bagi pemudik yang membutuhkan,” ujarnya.
Yuni menegaskan bahwa seluruh persiapan Polda Lampung dilakukan secara matang melalui koordinasi lintas instansi dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026.
“Persiapan ini kami lakukan dengan sangat matang melalui berbagai rapat koordinasi Operasi Ketupat, dengan melibatkan berbagai stakeholder seperti ASDP, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, hingga Pramuka,” pungkasnya.
Farens Excel/M.Irza Farel/Ter


