Awal 2026, UM tambah lima profesor
Awal Februari 2026, Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengukuhkan lima orang guru besar atau profesor dari lintas disiplin keilmuan
Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.
Awal Februari 2026, Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengukuhkan lima orang guru besar atau profesor dari lintas disiplin keilmuan dalam sidang terbuka senat akademik yang digelar di Aula Gedung A19 Lantai 9 di Universitas Negeri Malang.
Dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Rabu (4/2), kelima orang Profesor tersebut , masing-masing, Prof. Ir. Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd, M.T., Ph.D. - (Guru Besar Fakultas Teknik); Prof. Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd. - (Guru Besar Fakultas Teknik); Prof. Dr. Ahmad Samawi, M.Hum. - (Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan); Prof. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D. - (Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial) dan Prof. Dr. Hartatiek, M.Si. - (Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).
Prof. Ir. Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd, M.T., Ph.D. - (Guru Besar Fakultas Teknik) pada pidato ilmiahnya akan menyampaikan Size Does Matter: Merancang Fungsi Material dari Skala Nano” . Prof. Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd. - (Guru Besar Fakultas Teknik) menyampaikan orasi ilmiah bertema: "Mempertahankan makna Filosofi Motif Batik dengan Teknik Grading". Prof. Dr. Ahmad Samawi, M.Hum. - (Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan) sampaikan pidato ilmiahnya berjudul "Sintesis Filosofis, Ilmiah, Religius dan Kultural Manajemen Lembaga PAUD Unggulan".
Prof. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D. – (Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial) judul orasi: “Paradigma Baru Geografi Kebencanaan: Implementasi Human-Volcano (Hu-Vo) System Model Dalam Pengelolaan Risiko Bencana di Wilayah Gunung Api Indonesia. Prof. Dr. Hartatiek, M.Si. - (Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) menyampaikan orasi ilmiah berjudul "NanoHidroksiapatit dari Batu Gamping: Untuk Rekayasa Scaffold Nanofiber Jaringan Tulang”.

