MA Putri PUI Majalengka, para lulusannya miliki skill khusus keputrian

Sejumlah pelajar khusus putri di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, memiliki skill tata boga layaknya para ahli masak di dunia kuliner.

Update: 2026-04-08 01:30 GMT

Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Indomie

Sejumlah pelajar khusus putri di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, memiliki skill tata boga layaknya para ahli masak di dunia kuliner.

Kemampuan mengolah masakan dan kue yang di dapat dalam program muatan lokal ini, jadi bekal bernilai plus bagi para pelajar putri saat lulus dan terjun di masyarakat.

Skill tata boga yang dimiliki para pelajar putri tersebut rupanya hanya ada di sekolah khusus putri yaitu Madrasah Aliyah Putri PUI Majalengka yang berlokasi di Jl. KH. Abdul Halim, sebelah barat Toserba Griya Majalengka.

Kepala MA Aliyah Putri PUI Majalengka, Dra. Hj. Herijeni, M.Pd mengatakan. Kemampuan para siswanya dalam program unggulan Tata Boga akan diuji pada ujian akhir di kelas XII.

"Alhamdulillah kelas XII, yang mengambil mulok tata boga sudah melaksanakan ujian," kata Herijeni, Senin (6/4/2026).

Ia menuturkan, sebelum ujian berlangsung mereka memiliki persiapan selama dua hari, kemudian membuat kelompok lalu membuat sejumlah menu diantaranya menu masakan untuk makan siang, berbagai dessert, dan minuman.

Menurutnya, untuk menu makan siang ada dua pilihan yaitu empal gentong dan nasi khas catering yang biasa ditemui saat pesta atau hajatan, juga ada puding dan rujak serut. Kemudian untuk kue kue, ada beragam kue kue basah, roti, zupa, serta minuman segar

"Tata boga merupakan mata pelajar mulok, dan kita langsung mendatangkan pemateri yang memiliki kapasitas di bidangnya yaitu owner salah satu pemilik catering yang sudah bekerjasama hampir 10 tahun dengan sekolah kami," ungkapnya.

Elshinta Peduli

Hasil ujian, para siswa ini akan mendapat sertifikat dari sekolah yang itu akan menjadi modal saat mereka lulus nanti

"Alhamdulillah, lulus dari sekolah ini tidak ada yang nganggur karena mereka sudah memiliki keahlian, bukan hanya tata boga tapi ada program unggulan lain yaitu tata busana, tata rias dan ilmu guru, mereka dapat sertifikat dari sekolah dan itu berlaku di masyarakat untuk melamar pekerjaan. " tandasnya

"Mereka dapat sertifikat dari sekolah, dan itu berlaku di masyarakat untuk melamar pekerjaan, Alhamdulillah ke pabrik juga bisa untuk tata busana, Alhamdulillah lulus dari sini tidak ada yang nganggur karena dibekali tentang keputrian jadi tidak canggung saat akan berumah tangga maupun berwirausaha," tambahnya

Selain mulok tata busana, tata boga, tata rias. Juga ada ilmu guru. Mulok ilmu guru, para siswa saat lulus bisa terjun ke madrasah-madrasah, karena selama mendapat ilmu guru diajarkan tentang psikologi anak, psikologi untuk dirinya dan mengajar.

"Karena sudah mendapat materi ilmu guru yang di dalamnya juga ada psikologi anak, sehingga bisa memanfaatkan ilmunya untuk mengajar di madrasah -madrasah," tandasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (8/4).

Ia berharap, MA Putri PUI tahun 2026 ini mengalami penambahan siswa, karena diakuinya sejumlah sekolah swasta di Majalengka termasuk MA Puri PUI mengalami penurunan jumlah murid.

"Jumlah siswa menurun, meskipun begitu tidak menyurutkan semangat KBM, antusias guru dan siswa cukup bagus dengan sedikit siswa justru terakomodasi semua kegiatan," ujarnya.

Diakuinya, salah satu faktor menurunnya jumlah siswa karena saat ini sejumlah pesantren telah memiliki lembaga pendidikan sendiri, sedangkan dulu, sejumlah pesantren akan mengirim santri putri untuk sekolah di MA Putri PUI.

Elshinta Peduli

Similar News