Pemprov Kepri pastikan program SPP gratis tetap berlanjut di 2026
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan memastikan program sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri tetap berlanjut tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung. ANTARA/Ogen.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan memastikan program sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri tetap berlanjut tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung menyampaikan pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar pada APBD tahun anggaran 2026 guna merealisasikan program tersebut. Alokasi anggaran itu sama dengan tahun 2025.
"Meski anggaran Disdik Kepri tahun ini turun jadi Rp957 miliar dari tahun 2025 sekitar Rp1,01 triliun, namun untuk program SPP gratis tetap dilanjutkan, sesuai arahan Pak Gubernur Ansar Ahmad," kata Agung di Tanjungpinang, Sabtu.
Agung menjelaskan SPP gratis merupakan salah satu program unggulan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura yang sudah berjalan sejak 2024.
Program tersebut akan menyasar sekitar 39 ribu siswa SMA/SMK/SLB negeri yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Bantuan SPP diberikan untuk tahun ajaran 2026/2027.
"Kalau untuk SPP gratis sekolah swasta, anggaran kita belum sanggup," ujar Agung.
Dia melanjutkan kebijakan pemberian SPP gratis siswa SMA negeri sederajat itu bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan di wilayah Kepri, termasuk meringankan beban orang tua siswa tanpa perlu pusing lagi memikirkan biaya SPP setiap bulannya.
Berbeda dengan SPP gratis, lanjut Agung menyampaikan, untuk program seragam sekolah gratis siswa SMA/SMK/SLB tidak dianggarkan di APBD Kepri murni 2026, karena keterbatasan anggaran.
Tahun lalu, Disdik Kepri mengalokasikan anggaran Rp9 miliar untuk bantuan dua setelan seragam sekolah gratis, yaitu OSIS dan Pramuka.
"Mudah-mudahan bisa dianggarkan kembali pada APBD perubahan 2026, tergantung kondisi keuangan daerah," demikian Agung.


