Prabowo tambah anggaran riset Rp4 triliun untuk perguruan tinggi
Presiden RI Prabowo Subianto menambah alokasi anggaran penelitian hingga Rp4 triliun untuk penguatan riset dan inovasi di perguruan tinggi.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Presiden RI Prabowo Subianto menambah alokasi anggaran penelitian hingga Rp4 triliun untuk penguatan riset dan inovasi di perguruan tinggi.
"Secara khusus, tadi kami perlu sampaikan, bahwa Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp4 triliun," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, seusai menghadiri Taklimat Presiden RI bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Menurut Brian, tambahan anggaran tersebut merupakan bukti nyata besarnya amanat yang diberikan Presiden kepada dunia pendidikan tinggi, khususnya para peneliti dan guru besar, agar berkontribusi signifikan dalam mendorong kemajuan bangsa ke depan.
Mengenai teknis penganggaran, Brian menjelaskan bahwa pembahasan rinci mengenai skema dan penyaluran dana tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara.
Ia menambahkan tambahan anggaran riset tersebut akan berlaku untuk seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset nasional secara menyeluruh.
Pada kesempatan itu, Brian juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mengarahkan agar riset perguruan tinggi selaras dengan agenda pembangunan industri nasional.
Sejumlah prioritas riset akan difokuskan untuk mendukung proyek-proyek strategis, termasuk pengembangan industri waste to energy, hilirisasi mineral, hilirisasi pangan, serta sektor-sektor lain yang tergabung dalam 18 proyek strategis nasional yang akan berada di bawah naungan Danantara.
"Diharapkan, perguruan tinggi mem-back up dengan riset-riset yang kuat sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri itu menjadi cukup tinggi,” katanya.

