Golkar fokus sukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran, soal 2 periode masih jauh

Update: 2026-02-12 13:15 GMT

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji

Elshinta Peduli

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa partainya saat ini fokus menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ketimbang membahas kontestasi Pilpres 2029.

Hal itu disampaikan Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026), saat menjawab pertanyaan soal peluang Prabowo dua periode dan kemungkinan Golkar mengusung kader sebagai calon wakil presiden.

Menurutnya, mandat Musyawarah Nasional (Munas) Golkar jelas untuk mendukung penuh pemerintahan yang ada.

“Ya, kami ini di Munas ditugaskan untuk menyukseskan, mendukung, mengamankan, dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Sarmuji

Ia menekankan, keberhasilan pemerintahan menjadi kunci utama dalam menentukan arah dukungan politik ke depan. “Dan kalau sukses, pasti Pak Prabowo akan dicintai oleh rakyat Indonesia,” ujar Sarmuji

Karena itu, kata Sarmuji, apabila tingkat penerimaan publik tinggi, dukungan Golkar terhadap Prabowo untuk kembali maju menjadi konsekuensi politik yang logis.

“Dan kalau dicintai oleh rakyat Indonesia, maka tidak ada kemungkinan lain selain Pak Prabowo akan kita dukung menjadi calon presiden kembali,” tegasnya

Meski demikian, ia menegaskan pembahasan soal pasangan calon di Pilpres mendatang masih terlalu dini. Golkar saat ini ingin memastikan seluruh program pemerintah berjalan optimal. Terkait kemungkinan duet Prabowo-Gibran kembali berlanjut, Sarmuji menyatakan hal tersebut akan dipertimbangkan jika pemerintahan dinilai berhasil.

“Ya kalau Pak Prabowo-Mas Gibran sukses lalu beliau mau gandengan tangan lagi atau seperti apa, ya akan kita pikirkan, perjuangkan secara maksimal,” ujar Sarmuji

Ia pun mengisyaratkan komunikasi politik mengenai pasangan calon akan dibicarakan pada waktunya. “Ya nanti pasti kita ini lah, Bisa terserah ini mau Prabowo-Gibran,” pungkasnya.

Arie Dwi Prasetyo/Ter

Elshinta Peduli

Similar News