Bupati Majalengka pastikan jemaah calon haji berangkat sesuai jadwal
Bupati Majalengka, Eman Suherman, saat menghadiri kegiatan bimbingan manasik haji tahun 2026 yang dihadiri Menteri Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Senin (6/4/2026)
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, saat menghadiri kegiatan bimbingan manasik haji tahun 2026 yang dihadiri Menteri Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf di Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Senin (6/4/2026), menyatakan kesiapan keberangkatan jemaah haji serta fasilitas untuk para jemaah di tanah suci.
Hal tersebut dikatakan bupati dalam menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait situasi global dan dampak peperangan yang sempat memunculkan isu pembatalan, Bupati menegaskan bahwa jemaah haji tahun 2026 dipastikan tetap berangkat.
Terlebih kehadiran dati kementerian haji dan umroh dalam acara ini memperkuat jaminan bahwa seluruh tahapan akan berjalan sesuai rencana.
"Alhamdulillah, keberangkatan jemaah haji tahun 2026 ini sudah dipastikan aman. Meskipun ada dinamika global, pemerintah terus berupaya maksimal agar bapak dan ibu bisa menunaikan ibadah dengan tenang," ujar Eman Suherman di hadapan para peserta manasik.
Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat adanya tren positif pada jumlah kuota jemaah tahun ini, yakni meningkat menjadi 729 orang dari sebelumnya yang hanya 525 orang. Meski belum kembali sepenuhnya ke angka normal (1.120 orang), peningkatan ini menjadi kabar baik bagi daftar tunggu jemaah di Majalengka.
Terkait pelayanan, Bupati merinci tiga komponen fasilitas utama yang diberikan secara cuma-cuma kepada jemaah yakni, transportasi Penuh: Biaya perjalanan dari rumah menuju embarkasi hingga kepulangan dari debarkasi kembali ke rumah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Untuk konsumsi perjalanan, jemaah mendapatkan jaminan makanan dan minuman selama proses keberangkatan dan kepulangan.
Sedangkan identitas khusus, setiap jemaah diberikan atribut tambahan berupa syal dan rompi identitas untuk mempermudah koordinasi kelompok dan mencegah jemaah terpisah dari rombongan.
Eman Suherman juga menginformasikan adanya penyesuaian teknis jadwal keberangkatan. Berbeda dengan ketetapan pemerintah pusat yang jatuh pada hari Jumat, untuk wilayah Majalengka, keberangkatan direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin.
Menutup sambutannya, bupati berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa persiapan hingga pelaksanaan ibadah di tanah suci nanti.
"Kami berharap seluruh jemaah dapat mengikuti manasik ini dengan sungguh-sungguh agar pelaksanaan ibadah di tanah suci nanti berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (8/4).
Sementara berdasarkan dokumen Rencana Perjalanan Haji Kabupaten Majalengka Tahun 1447 H/2026 M, pemberangkatan akan dibagi ke dalam empat kelompok terbang (Kloter) dengan jadwal Kloter 06-KJT (441 Jemaah): Berangkat dari Majalengka pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 10.30 WIB. Kloter 23-KJT (163 Jemaah): Berangkat dari Majalengka pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.
Kloter 29-KJT (52 Jemaah): Berangkat dari Majalengka pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 13.30 WIB. Dan Kloter 39-KJT (75 Jemaah): Berangkat dari Majalengka pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 13.00 WIB.
Seluruh kloter tersebut akan dijadwalkan tiba kembali di tanah air melalui BIJB Kertajati mulai tanggal 5 Juni hingga 29 Juni 2026.


