Ribuan umat Gereja St Ignatius Magelang ikuti Kirab Salib Jumat Agung

Ribuan jemaat gereja Katholik Paroki Santo Ignatius Kota Magelang Jateng, mengikuti prosesi kirab jalan salib dalam ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).

Update: 2026-04-03 12:48 GMT

Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Indomie

Ribuan jemaat gereja Katholik Paroki Santo Ignatius Kota Magelang Jateng, mengikuti prosesi kirab jalan salib dalam ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini sekaligus sebagaiajang mendoakan Kota Magelang yang memasuki usia 1.120 pada 11 Aprilmendatang.

Sejak pagi, umat sudah memadati halaman gereja Santo Ignatius dengan membawa salib berbagai ukuran dari kecil hingga besar. Nampak pula umat ada yang mengenakan pakaian adat Jawa.

Prosesi jalan salib mengambil rute di jalan Yos Sudarso, kemudian jalan Veteran, jalan Ahmad Yani kemudian berhenti di halaman mapolres Magelang di Alun-alun selatan. Disini, umat disambut oleh walikota Magelang Damar prasetyono.

Yang menarik,kirab ini juga melewati dua tempat ibadah lain yakni Klenteng Liong Hok Bio dan masjid besar Kauman.

Kepala GereJa Paroki Santo Ignatius Romo FX Alip Suwito Pr mengatakan, perayaan Jumat Agung ini sebagai sarana para umat untuk merenungkan sengsara hingga wafat-Nya Yesus Kristus di Bukit Golgota. "Salah satu salib yang di kirab merupakan Reliquiis atau relik cuwilan dari Salib Yesus yang ada di Jerusalem," kata Romo Alip.

Kirab Jalan Salib juga menjadi sarana umat mendoakan Kota Magelang yang memasuki hari jadi ke 1.120. "Salah satu tema yang menarik yang ditawarkan oleh kota untuk direnungkan dan diapresiasi, yakni adanya sikap peduli dan membangun Kota Magelang tercinta semakin asri," katanya.

Ia berharap, kirab salib bisa menjadi tradisi dan agenda rutin gereja untuk Kota Magelang. Sehingga akan tercipta damai sejahtera, suka cita dan toleransi beragama.

Elshinta Peduli

Walikota Magelang Damar Prasetyono dalam kesempatan itu memberikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kirab Salib. Ia berharap, di tahun-tahun mendatang, moment ini semakin bisa ditingkatkan dan lebih menarik. "Sehingga moment semacam ini menjadi daya tarik wisata yang ditunggu-tunggu banyak orang," ujarnya.

Di sisi lain, ketua panitia Albertus Indra Febriawan menambahkan, pelaksanaan kirab salib ini, untuk menyatukan keberagaman di Kota Magelang. Selain itu, agar umat Katolik turut menghayati pesan-pesan yang tertuang dalam Alkitab.

"Lewat moment ini, umat bisa mengingat bahwa Yesus menderita dan berkorban demi umat Katholik. Selain itu, kirab salib ini juga mampu memberikan kontribusi bagi pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Magelang," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Jumat (3/4).

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News