Pegula kembali berjuang lewati tiga set untuk melaju di Charleston
Petenis AS Jessica Pegula. (WTA)
Upaya Jessica Pegula mempertahankan gelar Charleston Open masih berlangsung, dengan unggulan teratas tersebut kembali berjuang melewati tiga set pada babak ketiga, Jumat WIB, untuk melaju ke perempat final. Dua puluh empat jam setelah menahan Yulia Putintseva dalam pertandingan selama 3 jam 10 menit, Pegula harus bangkit dari ketertinggalan 4-1 di set ketiga untuk mengalahkan unggulan Elisabetta Cocciaretto 1-6, 6-1, 7-6(1) dalam waktu 2 jam 5 menit.
"Itu sebuah tantangan, dia bermain sangat bagus," kata Pegula usai pertandingan, dikutip dari WTA.
"Dia mengalahkan saya terakhir kali kami bermain, jadi ada sedikit faktor mental juga, tetapi pada akhirnya saya mampu melakukan servis dengan sangat baik. Dan kemudian saya hanya menjaga ketenangan saya"
"Saya menemukan beberapa pola yang bagus, saya memukul backhand saya dengan cukup baik, dan saya hanya ingin tetap pada apa yang terasa baik saat itu," ujar petenis Amerika itu.
"Pukulan backhand saya menyusuri garis, saya rasa saya berhasil melakukan beberapa pukulan besar di akhir yang menyelamatkan saya."
Pegula selanjutnya akan menghadapi unggulan No. 7 Diana Shnaider, yang dengan cepat mengalahkan unggulan No. 9 Leylah Fernandez 6-3, 6-0 dalam 1 jam 25 menit. Meski begitu pertandingan tersebut berlangsung lebih ketat daripada yang ditunjukkan oleh papan skor, dengan hampir semua gim di set kedua berakhir dengan skor minimal 30-30.
Pegula unggul 2-0 dalam rekor pertemuan melawan Shnaider, setelah mengalahkannya di semifinal Toronto 2024 dan babak keempat US Open. Pada babak ketiga WTA 500 Charleston, meskipun Pegula mempertahankan level servisnya yang tinggi di set penentu, dengan tingkat keberhasilan 71 persen dari servis pertamanya, hal tersebut tidak berlaku di awal set.
Namun Pegula tetap tenang, sementara level permainan Cocciaretto berfluktuasi saat pertandingan mendekati akhir.
"Saya hanya perlu fokus untuk menemukan temperamen itu, menemukan pola pikir pemecahan masalah," ujar Pegula.
Meski begitu Cocciaretto memainkan gim terbaiknya di set ketiga untuk menahan break point dan mempertahankan servisnya hingga 6-5. Pegula mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin, selanjutnya pada tie-break Cocciaretto melakukan banyak kesalahan.


