Raviandi kejar tiket Asian Games susul kembarannya
Raviandi bidik tiket Asian Games 2026, susul Ravianto lewat ajang kualifikasi di China.
Atlet panjat tebing Indonesia, Raviandi Ramadhan, berambisi mengikuti jejak saudara kembarnya, Ravianto Ramadhan, yang telah memastikan diri tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Raviandi akan tampil pada dua nomor, yakni lead dan boulder, dalam World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China pada 7–12 April. Ajang ini menjadi kualifikasi penting menuju multievent tersebut.
“Saya awalnya diproyeksikan untuk boulder saja, tetapi karena banyak perubahan tahun ini, saya juga difokuskan ke lead,” ujar Raviandi saat ditemui di pelatnas panjat tebing di Bekasi.
Ia mengaku tidak mengalami kendala berarti karena sudah terbiasa dengan kedua disiplin tersebut. Justru, kesempatan tampil di dua nomor menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan perkembangan performanya.
Motivasi terbesar Raviandi datang dari sang saudara kembar, Ravianto, yang telah lebih dulu mengamankan tiket ke Asian Games.
“Kami punya tujuan yang sama, yaitu mengharumkan nama Indonesia,” katanya.
Meski menyadari ketatnya persaingan di tingkat Asia, terutama dari negara seperti China, Jepang, dan Korea Selatan, Raviandi tetap optimistis. Ia juga mewaspadai pesaing dari Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia.
Raviandi menargetkan finis minimal enam besar di masing-masing nomor sebagai syarat untuk lolos ke Asian Games 2026.
Sementara itu, tiga atlet Indonesia telah memastikan tiket otomatis ke Asian Games 2026 berkat prestasi di World Championship 2025 di Korea Selatan. Mereka adalah Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra).
Ketiganya tidak akan tampil di ajang kualifikasi di China karena telah mengamankan tempat lebih awal.
Dengan persiapan matang dan motivasi tinggi, Raviandi berharap dapat menyusul jejak sang kembar dan memperkuat kontingen Indonesia di Asian Games mendatang.

