'Cracker Island' lahir karena batalnya proyek film Gorillaz

Cracker Island Gorillaz lahir setelah proyek film Netflix batal karena prosesnya lama dan tak lagi menarik, mendorong kreativitas Albarn & Hewlett ke karya baru

Update: 2026-04-07 16:30 GMT

'Cracker Island' lahir karena batalnya proyek film Gorillaz. (Sumber: Wikipedia)

Indomie

Kabar mengenai pembatalan proyek layar lebar grup musik virtual paling fenomenal di dunia akhirnya menemui titik terang setelah sekian lama menjadi tanda tanya besar bagi para penggemar. Dalam wawancara terbaru pada akhir Maret 2026, sang kreator Damon Albarn ungkap alasan film Gorillaz yang akan diproduksi oleh Netflix dibatalkan.

Apa yang terjadi pada proyek ini sebenarnya berkaitan erat dengan birokrasi internal dan hilangnya momentum kreatif selama masa penantian yang panjang tersebut. Album terakhir Gorillaz, 'Cracker Island' lahir akibat ambisi kreatif sang kreator yang masih belum tuntas atas projek tersebut.

Latar belakang proyek film Gorillaz oleh Netflix

Sejak diumumkan sekitar 2020, Damon Albarn dan Jamie Hewlett mengembangkan ide film animasi berdurasi panjang dengan Netflix. Proyek ini sempat diyakini akan menjadi tontonan besar bagi penggemar Gorillaz, memperluas dunia virtual band mereka menjadi sbuah cerita utuh dalam satu film.

Netflix pada awalnya memberikan kebebasan kreatif dan pendanaan besar kepada tim kreatif Gorillaz, namun setelah beberapa waktu ide tersebut berjalan lambat dan proses produksi stagnan menjadi stagnan.

Kendala yang membuat film dibatalkan

Menurut Damon Albarn dan Jamie Hewlett dalam wawancara, ketika proses diskusi film berjalan terlalu lama dan salah satu tokoh kunci dari tim produksi meninggalkan proyek, skenario yang mereka hadapi adalah penundaan setidaknya satu tahun lagi sebelum film benar-benar bisa mulai dibuat. Karena itu, mereka memilih mundur dari proyek tersebut.

Hewlett bahkan menyatakan bahwa membuat film sekarang “bukan lagi ide yang menarik atau orisinal,” menandai perubahan minat kreatif mereka yang beralih dari film kembali ke musik.

Elshinta Peduli

Dampak pembatalan tersebut terhadap Gorillaz

Dilanjutkan dari kegagalan proyek film itu, Albarn dan Hewlett mulai bekerja di studio sambil menunggu perkembangan selanjutnya. Dari sesi musik tersebut lahirlah Cracker Island, album studio kedelapan Gorillaz, yang dirilis pada 24 Februari 2023.

Album ini tidak hanya menjadi hasil dari periode kreatif baru, tetapi juga menjadi penanda pengalaman mereka saat terjebak dalam proses panjang negosiasi film Netflix.

Cracker Island si album ke delapan

Cracker Island adalah album studio oleh Gorillaz yang hadir dengan musik pop, synth-pop, dan electropop, menampilkan kolaborasi dengan beberapa musisi besar seperti Stevie Nicks, Thundercat, Tame Impala, Bad Bunny, Bootie Brown, dan Beck.

Album ini menjadi salah satu karya yang paling sukses secara chart internasional, mencapai posisi puncak di UK Albums Chart dan masuk top 10 Billboard 200 di banyak negara.

Albarn dan Hewlett tentang film Netflix yang dibatalkan

Baik Damon Albarn maupun Jamie Hewlett mengindikasikan bahwa mereka tidak lagi tertarik mengejar proyek film serupa di masa depan.

Albarn menyebut bahwa proyek film tersebut terasa seperti “selama-lama kita menunggu,” dan Hewlett menegaskan bahwa konsep membuat film kini tidak lagi menarik secara kreatif bagi mereka.

Transisi dari film menuju karya musik

Alih-alih film, Albarn dan Hewlett memutuskan untuk fokus pada musik dan karya kreatif lain. Setelah Cracker Island, Gorillaz melanjutkan aktivitas musik mereka dengan rilisan terbaru The Mountain pada tahun 2026, menunjukkan evolusi lanjutan dari karya mereka setelah era Cracker Island.

Dengan demikian alasan kenapa film Gorillaz Netflix dibatalkan bukan sekadar kegagalan dari proyek besar nan ambisius, tetapi justru menjadi titik balik yang memberikan inspirasi langsung bagi 'Cracker Island' Gorillaz, album yang penuh kolaborasi dan diapresiasi secara global.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News