Cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan tanpa apek
Cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan agar cepat kering, tidak apek, dan tidak merusak bahan sepatu.
Cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan tanpa apek (Sumber:Istimewa)
Cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan menjadi masalah umum saat musim hujan. Sepatu yang basah dan lembap sering kali dibiarkan begitu saja karena dianggap akan kering sendiri.
Padahal sepatu basah yang tidak segera ditangani bisa menimbulkan bau apek tidak sedap, jamur hingga membuat bahan sepatu cepat rusak. Terutama untuk sepatu berbahan kain dan kuli. Cara pengeringan yang salah justru memperpendek usia pakai sepatu.
Agar sepatu tetap nyaman dipakai dan awet, proses pengeringan perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Tidak perlu alat mahal, cukup memanfaatkan peralatan rumah tangga sederhana dan teknik yang aman untuk berbagai jenis sepatu.
1. Lepaskan tali dan insole sepatu
Cara mengeringkan sepatu basah yang pertama adalah melepas tali sepatu dan insole atau alas bagian dalam. Bagian ini biasanya menyimpan air paling banyak setelah terkena hujan. Jika tidak dilepas, udara sulit masuk ke dalam sepatu sehingga proses pengeringan menjadi lebih lama dan sepatu tetap lembap.
Dengan melepas tali dan insole, sirkulasi udara ke bagian dalam sepatu menjadi lebih maksimal. Selain itu, insole bisa dikeringkan terpisah agar tidak menimbulkan bau apek setelah sepatu dipakai kembali.
2. Gunakan koran atau handuk kering
Sepatu basah karena hujan dapat dikeringkan lebih cepat dengan menyerap air dari dalamnya. Masukkan koran bekas atau handuk kering ke dalam sepatu untuk menyerap kelembapan.
Jika koran atau handuk sudah terasa basah, segera ganti dengan yang baru agar proses pengeringan tetap efektif.
Handuk microfiber menjadi pilihan yang lebih praktis karena daya serapnya tinggi dan tidak mudah meninggalkan sisa serat. Cara ini juga membantu mencegah sepatu bau akibat air yang terperangkap terlalu lama.
3. Keringkan dengan angin atau kipas
Mengeringkan sepatu basah sebaiknya dilakukan dengan bantuan angin, bukan panas langsung. Letakkan sepatu di area terbuka dengan sirkulasi udara baik atau dekat jendela. Jika ingin lebih cepat, gunakan kipas angin dan arahkan ke bagian dalam sepatu.
Hindari menjemur sepatu langsung di bawah sinar matahari terik atau menggunakan hair dryer dengan suhu tinggi. Panas berlebih dapat membuat sepatu kulit mengeras, lem sol melemah, dan sepatu kain menyusut.
4. Tambahkan silica gel atau pewangi sepatu
Setelah sepatu kering, tambahkan silica gel ke dalam sepatu untuk menyerap sisa kelembaban. Silica gel sangat efektif mencegah sepatu lembab kembali, terutama jika sepatu disimpan di ruangan tertutup. Selain itu, pewangi sepatu juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau apek setelah hujan.
Penggunaan silica gel secara rutin membantu mencegah jamur dan membuat sepatu tetap segar meski sering dipakai di musim hujan.
5. Simpan di rak terbuka
Langkah terakhir dalam cara mengeringkan sepatu basah adalah menyimpannya dengan benar. Gunakan rak sepatu terbuka agar udara bisa terus mengalir. Hindari menyimpan sepatu di dalam kotak tertutup saat masih sedikit lembap karena dapat memicu bau apek dan jamur.
Jika memungkinkan, tambahkan pengering udara atau silica gel di sekitar rak sepatu untuk menjaga kondisi tetap kering.
Cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan tidak boleh dilakukan sembarangan. Dengan melepas tali dan insole, menyerap air menggunakan koran atau handuk microfiber, mengeringkan dengan angin, menambahkan silica gel, dan menyimpan sepatu di rak terbuka, sepatu bisa cepat kering tanpa bau apek dan tetap awet.
Langkah-langkah sederhana ini efektif untuk sepatu kain, kulit, maupun karet, sehingga sepatu tetap nyaman dipakai meski sering terkena hujan.


