Skinbooster makin populer, teknologi injeksi presisi diperkenalkan
Tren skinbooster meningkat, klinik estetika mulai gunakan teknologi injeksi presisi untuk hasil lebih optimal.
Perawatan kulit berbasis injeksi atau skinbooster semakin populer di kalangan masyarakat perkotaan yang ingin menjaga kelembapan dan elastisitas kulit tanpa melalui prosedur yang terlalu invasif.
Dalam beberapa tahun terakhir, metode ini banyak diminati karena dinilai mampu memberikan hidrasi dari dalam kulit serta membantu memperbaiki tekstur dan tampilan kulit secara lebih alami.
Menjawab tren tersebut, Immoderma Clinic menghadirkan teknologi injector terbaru bernama Remee Pro, sebuah perangkat precision pen injector yang dirancang untuk membantu proses injeksi skinbooster menjadi lebih presisi dan nyaman bagi pasien.
Perwakilan dokter Immoderma Clinic, dr. Sekar Putri, menjelaskan bahwa teknologi ini menggunakan sistem micro-needle automation yang memungkinkan distribusi produk skinbooster lebih merata pada lapisan kulit.
“Teknologi ini membantu proses injeksi menjadi lebih presisi sehingga distribusi produk dapat lebih merata pada kulit. Dengan begitu, hasil perawatan bisa lebih optimal dan pasien juga merasa lebih nyaman selama prosedur berlangsung,” ujar Sekar.
Skinbooster sendiri bekerja dengan cara menyuntikkan bahan aktif tertentu ke dalam lapisan kulit untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, serta membantu memperbaiki kualitas jaringan kulit. Metode ini berbeda dengan perawatan topikal yang hanya bekerja di permukaan kulit.
Menurut Sekar, penggunaan perangkat injector presisi juga membantu menjaga konsistensi kedalaman injeksi. Selain itu, jarum berukuran sangat tipis dirancang untuk meminimalkan rasa tidak nyaman selama prosedur.
Di berbagai klinik estetika, pasien umumnya dapat memilih beberapa jenis produk skinbooster yang umum digunakan dalam praktik estetika, seperti Vitaran, NCTF, Juvelook, Jalupro, Nucleofil, Blanc B, hingga Profhilo, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan kulit.
Perawatan skinbooster biasanya direkomendasikan bagi pasien yang memiliki masalah kulit kering, kusam, tanda penuaan dini, atau kulit yang membutuhkan hidrasi intensif. Metode ini juga kerap digunakan sebagai perawatan pendukung setelah prosedur estetika lainnya.
Seiring meningkatnya minat terhadap perawatan estetika berbasis teknologi, sejumlah klinik kecantikan di Indonesia mulai mengadopsi perangkat injeksi generasi baru untuk meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus menjaga hasil perawatan tetap terlihat natural.
Sebagai bagian dari peluncuran teknologi tersebut, Immoderma Clinic juga menghadirkan program promosi bagi pelanggan yang ingin mencoba prosedur ini. Harga normal prosedur Remee Pro dipatok Rp500.000 per sesi, sementara dalam masa promosi diperkenalkan harga Rp175.000 per sesi sebagai tambahan pada paket perawatan skinbooster.
(RAP)


