Arab Saudi kecam serangan Iran ke negara - negara Teluk, Arab, Islam
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi kembali menegaskan sikap pemerintah Saudi yang menolak sekaligus mengecam serangan secara terang-terangan Iran terhadap Kerajaan Arab Saudi, negara-negara Teluk Arab, serta beberapa negara Arab dan Islam sahabat.
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi saat konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Selasa (24/3/2026). (ANTARA FOTO/Asri Mayang Sari).
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi kembali menegaskan sikap pemerintah Saudi yang menolak sekaligus mengecam serangan secara terang-terangan Iran terhadap Kerajaan Arab Saudi, negara-negara Teluk Arab, serta beberapa negara Arab dan Islam sahabat.
"Menegaskan kembali sikap pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menolak dan mengecam tindakan terang-terangan Iran yang melakukan penyerangan terhadap Arab Saudi, negara-negara teluk lainnya, serta negara-negara Arab dan Islam sahabat," kata Dubes Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Dubes mengatakan tindakan Iran yang hingga kini terus berlanjut telah menimbulkan kerugian bagi sektor sipil, manusia, dan infrastruktur, serta secara jelas bertentangan dan melanggar seluruh norma, hukum internasional, dan prinsip tetangga baik.
"Kami juga sekali lagi menegaskan penolakan dan kecaman atas dampak bahaya akibat serangan ini terhadap stabilitas politik kawasan, terutama yang mengarah kepada Kerajaan Arab Saudi," ucapnya.
Menurut dubes, pendekatan bijaksana yang diterapkan Kerajaan dalam menghadapi provokasi Iran, sambil menegaskan hak Saudi untuk membela diri melalui jalur diplomatik maupun non-diplomatik.
Ia menekankan pentingnya penghentian segera serangan tersebut sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2718, yang didukung oleh 136 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Duta Besar juga menyoroti bahwa serangan Iran menargetkan kepentingan dan sasaran sipil maupun lainnya di Arab Saudi dan negara-negara kawasan, yang mengakibatkan banyak korban serta kerugian materiil dan moral yang signifikan.
Ia menambahkan bahwa kelanjutan serangan Iran akan menimbulkan kerugian politik besar bagi negara tersebut serta memperburuk penderitaan dan isolasi internasionalnya.
"Serangan-serangan ini juga berdampak negatif terhadap solidaritas dan persatuan umat Islam," katanya menambahkan.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama untuk menjamin kebebasan navigasi dan perdagangan di Selat Hormuz, guna menghindari dampak negatif terhadap ekonomi global serta keamanan dan perdamaian internasional.


