Media: Tim tempur lintas udara ke-82 AS dikerahkan ke Timur Tengah
Komandan Divisi Lintas Udara ke-82, Mayor Jenderal Brandon Tegtmeier, dan anggota staf markasnya telah menerima perintah untuk dikerahkan ke Timur Tengah, menurut laporan Fox News pada Selasa (24/3).
Penyerangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. ANTARA/Anadolu/py/am.
Komandan Divisi Lintas Udara ke-82, Mayor Jenderal Brandon Tegtmeier, dan anggota staf markasnya telah menerima perintah untuk dikerahkan ke Timur Tengah, menurut laporan Fox News pada Selasa (24/3).
Departemen Pertahanan AS, yang juga dikenal sebagai Pentagon, sedang mempertimbangkan untuk mengirim lebih banyak pasukan ke wilayah tersebut sebagai bagian dari kemungkinan operasi darat melawan Iran, kata laporan itu.
Namun, keputusan akhir tentang pengerahan pasukan darat ke Iran belum dibuat, menurut laporan The Wall Street Journal, mengutip para pejabat.
Tim tempur brigade terdiri dari sekitar 3.000 tentara yang akan dikerahkan bersama markas divisi, kata laporan tersebut.
Pada Jumat (20/3), CBS News melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui, bahwa Departemen Pertahanan AS telah menyiapkan rencana terperinci untuk kemungkinan pengerahan pasukan darat di Iran untuk memberikan pemerintahan Presiden AS Donald Trump berbagai skenario militer di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti

