Banjir dan longsor Aceh: 11 Kabupaten/Kota terdampak, banyak wilayah masih terisolasi

Update: 2025-11-29 10:00 GMT

Banjir bandang melanda beberapa wilayah di Prov Aceh, akhir November 2025

Operasi penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh hingga siang hari, Sabtu (29/11/2025), masih berlangsung secara intensif. Kepala Kantor SAR Kelas A Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menyampaikan bahwa tim terus melakukan evakuasi di sejumlah wilayah terdampak yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

“Untuk evakuasi, kita masih melaksanakan proses-proses evakuasi di Pidie Jaya, Bireuen, dan sedang mengakses Lhokseumawe serta Aceh Utara,” ujarnya dalam wawancara bersama Radio Elshinta, Edisi Siang.

Ibnu Harris menjelaskan bahwa banjir dan longsor kali ini berdampak luas. Sebanyak 11 kabupaten/kota di Aceh mengalami gangguan, meskipun tingkat keparahan berbeda-beda.

“Pidie sekarang sudah hampir normal. Namun di Pidie Jaya dan Bireuen, proses evakuasi masih berlangsung,” katanya kepada News Achor Nico Aquaresta.

Beberapa daerah seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah masih belum dapat diakses tim SAR. Jalur darat tidak dapat dilalui akibat jembatan putus dan longsor.

“Kondisinya putus untuk jembatan, kemudian adanya longsor sehingga belum bisa dilalui,” jelasnya.

Situasi ini diperparah dengan padamnya listrik serta gangguan komunikasi di sejumlah wilayah. “Jaringan komunikasi sangat terbatas sekali, bahkan hampir tidak bisa dihubungi,” ujar Ibnu Harris.

SAR Banda Aceh mengakui keterbatasan personel, namun penanganan dibantu oleh sejumlah unsur. TNI, Polri, Satgas SAR, RAPI, ORARI, serta Pramuka terlibat aktif membantu evakuasi di lapangan.

“Kita terbantu dari berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, relawan, RAPI, ORARI, dan Pramuka,” tambahnya.

Untuk masyarakat dari luar Aceh yang ingin mencari informasi tentang keluarga yang terdampak, Basarnas telah membuka sejumlah posko SAR. Posko utama berada di Banda Aceh, dan beberapa lainnya tersebar di kabupaten/kota terdampak.

Masyarakat dapat menghubungi kontak resmi SAR Banda Aceh: 0651-33876, yang aktif 24 jam.

“Jika ada informasi terkait pencarian, pertolongan, maupun evakuasi, dapat dilaporkan ke posko SAR. Nomor kami 0651-33876,” tegas Ibnu Harris.

Tim gabungan pemerintahan pusat dan daerah tetap menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Bantuan dikirim melalui jalur darat dan udara, terutama bagi wilayah yang masih sulit dijangkau.

“Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, TNI, Polri, dan BPBD telah menyiapkan logistik, baik yang didropping lewat darat maupun udara,” ungkapnya.

Sejak pagi, tim SAR kembali menggerakkan personel ke wilayah prioritas seperti Pidie Jaya dan Bireuen, serta berupaya menembus daerah yang terisolasi seperti Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Penulis: Dedy Ramadhany/Ter

Similar News