Banjir Sumbar, Andre Rosiade: Kayu hanyut kemungkinan illegal logging di hulu

Update: 2025-11-30 08:28 GMT

Bencana banjir di Sumatra Barat, akhir November 2025

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Barat, Andre Rosiade menilai bencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Propinsi Sumatra Barat tidak hanya sebatas faktor alam akibat intensitas hujan yang sangat tinggi.

Pandangan itu disampaikan dalam wawancara Edisi Pagi Elshinta News and Talk, Minggu (30/11/2025)

Andre Rosiade menjelaskan jika melihat kondisi di lapangan banjir dan longsor yang disertai adanya kayu-kayu ikut hanyut terbawa turun berarti ada kemungkinan illegal logging atau tambang liar diwilayah hulu.

Untuk itu Andre minta kepada Kapolda maupun Gubernur Sumatra Barat untuk mengecek ke lapangan.

“Jangan sampai ke depan melakukan tanggap bencana, kembali membangun infrastruktur seperti jembatan, jalan yang rusak diperbaiki, tapi pembalakan liarnya tidak kita antisipasi,” jelas Andre Rosiade kepada News Anchor Telni Rusmitantri.

Menurut Andre Rosiade bencana akan terulang kembali jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi apabila tidak dilakukan antisipasi.

Dalam kesempatan yang sama, Andre Rosiade juga mengungkapkan tentang penanganan bencana banjir dan longsor terutama yang terjadi di wilayah Sumatra Barat.

Sejak hari Kamis lalu, dirinya melihat langsung semua pihak termasuk TNI dan Polri terun ke lapangan, mengirimkan anggota dan peralatannya ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan mendirikan dapur umum untuk melakukan penanganan bersama masyarakat.

“Itu sudah dilakukan oleh TNI dan Polri di Sumatra Barat dipimpin langsung Kapolda dan Pangdam dilapangan,” ujar Andre Rosiade yang merupakan Politisi Partai Gerindra.

Andre Rosiade juga menjelaskan tentang kepedulian Pemerintah Pusat dalam penanganan bencana banjir dan bandang yang terjadi di Aceh dan Sumatra.

Menurutnya untuk penanganan banjir dan longsor di Sumatra Barat, Jumat (28/11/2025) pagi, Presiden Prabowo telah mengirimkan bantuan via pesawat 3 Hercules dan 1 Airbus yang membawa bantuan.

“Jadi semua pihak berjibaku bersama-sama dan bekerja keras dalam penanganan bancana alam tersebut,” tambahnya.

Selain itu Andre Rosiade mengakui masih banyak warga yang menginformasikan kepadanya melalui akun media sosial pribadinya minta bantuan, di antaranya di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman.

Andre mengakui telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pertolongan.

“Kita harus keroyokan, gotong royong untuk bahu membahu mengirimkan bantuan, juga melakukan evakusi dan ini terus berjalan dan bekerja,” kata Andre Rosiade yang ketika wawancara masih berada di wilayah Provinsi Sumatra Barat.

Selain di wilayah Sumatra Barat banjir dan longsor juga terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Aceh serta Sumatera Utara.

Penulis: M. Muslichun/Ter

Similar News