Pemkab Langkat salurkan bantuan dari Baznas Yogyakarta untuk siswa penyintas banjir di Teluk Aru
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa dan siswi yang terdampak bencana banjir di wilayah Teluk Aru. Penyaluran bantuan tersebut bertempat di Gedung UDW Pertamina, Alur Dua, Kecamatan Babalan. Selasa (13/1).
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa dan siswi yang terdampak bencana banjir di wilayah Teluk Aru. Penyaluran bantuan tersebut bertempat di Gedung UDW Pertamina, Alur Dua, Kecamatan Babalan. Selasa (13/1).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana, sekaligus upaya meringankan beban keluarga yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan.
Penyaluran bantuan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, Plt. Staf Ahli Bidang SDM, Sosial dan Kemasyarakatan Syahrizal, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Muhammad Suhaimi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat Wahyudiharto, Sektor Supervisor Pertamina Pangkalan Berandan R. Cepi Hn, Ketua Baznas Kabupaten Langkat Tantawi Jauhari, Camat Sei Lepan M. Iqbal Ramadhan, serta para camat se-wilayah Teluk Aru.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Langkat Tantawi Jauhari menyampaikan, bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama yang terbangun atas kerjasama berbagai pihak, serta tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar anak-anak, khususnya siswa dan siswi di Kabupaten Langkat yang terdampak bencana banjir.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Yogyakarta serta Baznas Yogyakarta atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Langkat.
"Bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moril agar anak-anak tetap percaya diri dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan meskipun berada dalam kondisi yang terbatas akibat bencana," kata Amril seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (14/1).
Adapun bantuan yang disalurkan berasal dari Baznas Yogyakarta melalui Baznas Kabupaten Langkat dengan total nilai sebesar Rp300 juta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi siswa dan siswi terdampak banjir di lima kecamatan, yakni Kecamatan Gebang, Kecamatan Babalan, Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Brandan Barat, dan Kecamatan Besitang.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp300.000 per orang serta 400 paket perlengkapan belajar yang terdiri dari tas sekolah, buku tulis, dan alat tulis.
Melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH berharap upaya kolaboratif antara pemerintah dan Baznas dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir, sekaligus memastikan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi demi masa depan yang lebih baik.


