Indonesia sampaikan duka atas kecelakaan kapal WN Spanyol di NTT

Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam atas kecelakaan perahu yang menewaskan dan menghilangkan warga Spanyol di Nusa Tenggara Timur, kata Kementerian Luar Negeri RI.

Update: 2026-01-02 16:40 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam atas kecelakaan perahu yang menewaskan dan menghilangkan warga Spanyol di Nusa Tenggara Timur, kata Kementerian Luar Negeri RI.

Pemerintah terus berkoordinasi erat dengan lembaga penegak keselamatan dan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta, memastikan seluruh langkah tindak lanjut dijalankan semestinya, kata Kemlu RI dalam pernyataan resminya melalui akun X yang dipantau secara daring Jumat.

Kecelakaan yang terjadi pada malam 26 Desember 2025 ketika kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di rute Komodo–Pulau Padar, Labuan Bajo, itu mendorong penutupan sementara jalur pelayaran untuk SAR oleh otoritas setempat guna memperlancar operasi pencarian.

Dari 11 penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk dua wisatawan Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat awak kapal, sementara sisanya dinyatakan hilang setelah kecelakaan yang terjadi di perairan NTT Indonesia timur itu.

Kedutaan Besar Spanyol meminta Basarnas melanjutkan pencarian setelah memasuki hari ketujuh, melalui surat resmi tertanggal 1 Januari, seraya menekankan pentingnya kepastian bagi keluarga korban yang menanti kabar lanjutan dari operasi pencarian dan pertolongan nasional tersebut.

Duta Besar Spanyol Bernardo de Sicart Escoda menyatakan kelanjutan operasi itu akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan.

Elshinta Peduli

Dia berharap seluruh korban segera ditemukan, seraya menyampaikan apresiasi atas upaya penyelamatan Indonesia oleh otoritas terkait setempat tersebut.

Kedutaan juga berterima kasih atas penyelamatan warga Spanyol dan penemuan satu jenazah korban, sementara identitas korban lain masih dalam proses, seiring pencarian berlanjut di perairan Labuan Bajo oleh tim gabungan nasional dan daerah setempat.

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan pencarian akan dimaksimalkan kembali selama tiga hari ke depan, dengan pengerahan aset laut dan udara serta koordinasi lintas instansi untuk meningkatkan peluang penemuan korban yang masih hilang.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News