Disdikbud Aceh Utara akan maksimalkan sarana dan prasana sekolah secara bertahap

Terkait kekurangan sarana dan prasarana juga tenaga pengajar di SDN 3 Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat sudah mengusulkan pihak Kementerian Pendidikan Pusat.

Update: 2021-10-18 18:37 GMT
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Terkait kekurangan sarana dan prasarana juga tenaga pengajar di SDN 3 Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat sudah mengusulkan pihak Kementerian Pendidikan Pusat.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Aceh Utara,  Jamaluddin saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, dalam Rencana Kerja (Renja) Dikbud bahwa semua sekolah baik tingkat Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Utara yang menyangkut dengan sarana dan prasarana khususnya menyangkut kebutuhan MCK atau jamban, pihaknya sudah melakukan pemetaan sekolah mana saja yang membutuhkan dan bahkan sudah diusulkan.

"Kita sudah mengusulkan itu baik melalui anggaran APBD (APBK) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) atau yang bersumber dari pendapatan APBN. Kalau dari dana Otonomi Khusus (Otsus) itu tidak mungkin, karena bersifat monumental. Artinya, satu harga bangunan itu minimal Rp100 juta kalau dana Otsus. Maka di Kemendikbud ada item untuk pembangunan sanitasi jamban atau MCK. Jadi, semua sekolah bahwa kita sudah mengusulkan hal tersebut," ungkap Jamaluddin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Senin (18/10).

Jamaluddin menambahkan, khusus untuk SD Negeri 3 Langkahan itu pihaknya sudah turun langsung ke lapangan beberapa bulan lalu, dalam rangka untuk melakukan survei kelayakan. Maka setelah melakukan pengecekan ke sekolah tersebut, pihak Dikbud telah memasukkan ke usulan sebagaimana dimaksudkan. Mudah-mudahan ke depan untuk SD itu dapat terealisasi bantuannya untuk pembangunan jamban yang baru.

"Karena kalau dari segi fasilitas lainnya seperti ruang kelas di SDN 3 Langkahan, itu sudah bagus. Tetapi ada sarana lain juga yang perlu kita bangun, yaitu pembangunan laboratorium komputer. Karena dalam program digitalisasi nasional semua sekolah harus punya lab komputer bagi siswa," ujar Jamaluddin.

Tags:    

Similar News