Basarnas Medan masih cari bocah hanyut di Sungai Belawan

Memasuki pencarian hari kedua, pada Senin (22/11) pagi ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Rescuer Basarnas Medan, Koramil Sunggal, Polsek Sunggal, JSI, Damkar, Pramuka Deli Serdang dan masyarakat melanjutkan pencarian bocah hanyut di Sungai Belawan.

Update: 2021-11-22 18:55 GMT
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Memasuki pencarian hari kedua, pada Senin (22/11) pagi ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Rescuer Basarnas Medan, Koramil Sunggal, Polsek Sunggal, JSI, Damkar, Pramuka Deli Serdang dan masyarakat melanjutkan pencarian bocah hanyut di Sungai Belawan. Pencarian dilakukan dengan menggunakan alut perahu LCR milik Basarnas Medan, Inflatable boat dan rafting. Tim memulai pencarian dari titik lokasi awal korban diduga hanyut.

Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono mengatakan, pencarian sudah dimulai sejak Minggu (21/11) sore, setelah personil siaga mendapatkan informasi tersebut hingga pukul 21.00 WIB, namun korban belum berhasil ditemukan.

"Selain menggunakan perahu LCR, rafting dan inflatable boat tim juga melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai melalui scouting darat, semoga hari ini tim dapat menemukan korban," kata Toto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, (Minggu, 21/11/2021) petugas Siaga Radio dan Komunikasi Kantor SAR Medan menerima informasi ada seorang bocah laki-laki bernama Nugi (10), warga Jalan Stasion Gang Subur, Kampung Lalang Kab. Deli Serdang, hanyut terbawa arus sungai saat bermain di Sungai Belawan, tepatnya di Jembatan Kampung Lalang, Kecamatan Sungal, Kab Deli Serdang.

Menurut informasi yang diterima, korban bersama temannya awalnya sedang asyik berenang di Sungai Belawan, diduga korban tidak sanggup melawan arus sungai yang cukup deras yang pada saat kejadian debit air sungai naik, sehingga korban hanyut terbawa arus dan dinyatakan hilang.

Selanjutnya teman-temannya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan diteruskan ke Ibnu (damkar), selanjutnya diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, guna meminta bantuan SAR.

Saat ini, tim msih terus melanjutkan pencarian dengan harapan korban bisa secepatnya ditemukan. 

Tags:    

Similar News