Puluhan pendeta di Boyolali gelar doa bersama untuk negeri dan korban erupsi Semeru
Sedikitnya tiga puluhan pendeta yang tergabung dalam Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) wilayah IV JawaTengah, menggelar doa bersama untuk negeri, Senin (13/12).dengan menerapkan protokol kesehatan.
Elshinta.com - Sedikitnya tiga puluhan pendeta yang tergabung dalam Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) wilayah IV JawaTengah, menggelar doa bersama untuk negeri, Senin (13/12).dengan menerapkan protokol kesehatan.
Koordinator Pendeta GSJA Kabupaten Boyolali Kris Handrika Imanuel Raharjo mengatakan, doa bersama dilaksanakan mengingat banyak bencana dengan menelan korban jiwa dan terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Para pendeta berdoa agar Bangsa Indonesia tenteram dan damai serta segera keluar dari pandemi Covid-19. Selain itu berharap Indonesia sejahtera dan dipulihkan untuk menghadapi masa depan lebih baik.
Tak lupa para pendeta juga mendoakan para pemimpin Negeri agar selalu sehat dan terus maju mensejahterakan masyarakat. Dan tak kalah penting,juga berdoa untuk warga terdampak bencana Gunung Semeru.
Sementara itu Ketua Badan Pengurus Daerah Satu Jawa tengah, GSJA, Pendeta Zakaria Sudarmanto yang juga hadir dan memimpin doa bersama, kepada Kontributor Elshinta Sarwoto mengatakan, maksud doa bersama ini untuk berdoa bagi bangsa dan Negara agar segera lepas dari bencana dan Pandemi Covid-19. Dengan harapan perekonomian kembali berjalan baik.
"Kami juga mendoakan Bapak Presiden Republik Indonesia dan wakilnya selalu diberikan anugerah oleh Tuhan YME. Kami juga saling membagi berkah terhadap orang lain, agar semua saling bisa merasakan," ujarnya.