Bupati Subang minta produsen miras beralih profesi

Bupati Subang H. Ruhimat meminta kepada para pengedar minuman keras untuk beralih profesi pada pekerjaan lain.

Update: 2021-12-24 17:22 GMT
Sumber foto: Teddy Widara/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Subang H. Ruhimat meminta kepada para pengedar minuman keras untuk beralih profesi pada pekerjaan lain. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan peredaran miras yang cukup masif di Subang. Terbukti dengan barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 16 ribu botol dalam berbagai ukuran dan 500 liter ciu dalam Operasi Anti Narkotika atau Antik selama periode Oktober sampai Desember 2021.

"Coba bayangkan 16 ribu botol diminum generasi muda. Akan seperti apa generasi muda kita? Kepada yang memproduksi tolong pindah profesi ke petugas yang lain jangan yang seperti itu," tutur Bupati Subang, H. Ruhimat di hadapan wartawan usai pemusnahan barang bukti miras hasil Operasi Antik dari Oktober - Desember 2021 dia halaman Mapolres Subang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Teddy Widara, Jumat (24/12). 

Senada dengan Bupati Subang sama diutarakan Kapolres Subang itu AKBP Sumarni menyebutkan operasi pemusnahan ini sebagai bukti komitmen dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya peredaran narkoba termasuk minuman keras. "Kami Polres Subang mengajak semua stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyatakan perang terhadap narkoba termasuk dalam rangka menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," ujarnya.

Hasil operasi ini terdapat dengan tersangka sebanyak 123 orang.

Pada pemusnahan barang bukti minuman keras saat bersamaan dengan gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya dalam rangka pengamanan Natal 2021 dan tahun baru 2022 di wilayah hukum Polres Subang yang dipimpin inspektur upacara Bupati Subang, Ruhimat dan diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Subang, dengan prioritas pengamanan tempat ibadah, tempat wisata dan pusat perbelanjaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Operasi Lilin Lodaya akan digelar selama 10 hari dari 23 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 dengan menekankan menghindari kerumunan maka dihimbau untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan bersama keluarga.

Tags:    

Similar News