Mahasiswa dan dosen belum mengerti 9 program MBKM
Tim peneliti dari Universitas Ma Chung Malang mengaku kaget mengetahui bahwa Mahasiswa dan Tenaga Pendidik ( Tendik) belum tahu kalau pada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ada 9 kegiatan besar.
Elshinta.com - Tim peneliti dari Universitas Ma Chung Malang mengaku kaget mengetahui bahwa Mahasiswa dan Tenaga Pendidik ( Tendik) belum tahu kalau pada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ada 9 kegiatan besar.
“Mahasiswa bahkan tenaga pendidik tidak memahami dan mengerti 9 jenis kegiatan dari MBKM, yang tahu hanya dua kegiatan yakni kegiatan Magang dan Pertukaran baik Mahasiswa atau Tendik,” kata Ketua Tim Peneliti Implementasi MBKM di Universitas Ma Chung Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc pada Kontributor Elshinta, El-Aris, Rabu (29/12).
"Hasil evaluasi ini sangat menarik kita bersemangat tapi tidak semua mahasiswa bahkan tenaga pendidik tahu apa itu MBKM. Padahal MBKM meliputi delapan kegiatan besar sekarang ditambah bela negara, jadi sembilan. Jangankan mahasiswa, staf juga banyak yang belum paham," ujar Stefanus.
Ditambahkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Ma Chung melalui Program MBKM mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih kegiatan selama satu semester di luar program studinya.
“Hasil evaluasi merupakan hasil penelitian yang dilakukan pada 1.336 mahasiswa yang menjadi objek penelitian dengan 22 pertanyaan. 51 persen menyatakan hanya mengetahui dua jenis kegiatan MBKM yakni magang dan pertukaran baik mahasiswa maupun tenaga pengajar,“ jelas Stefanus.
Untuk itulah, pihak kampus melakukan sosialisasi dengan menggunakan berbagai jalur baik melalui , Webinar,luring termasuk menyiapkan website khusus MBKM, dan membuat video kreatif agar mudah diserap oleh mahasiswa.
“Namun sebelum melangkah ke situ , dosen dan tendik juga harus diperkuat,” imbuhnya.