Tangani dampak erupsi Semeru, PPNI bantu bangun posyandu dan huntara
Pemulihan dampak erupsi Gunung Semeru hari Sabtu 04 Desember 2021 di Kabupaten Lumajang Jawa Timur Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) donasikan dana Rp 650 juta.
Elshinta.com - Pemulihan dampak erupsi Gunung Semeru hari Sabtu 04 Desember 2021 di Kabupaten Lumajang Jawa Timur Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) donasikan dana Rp 650 juta yang dibentukan dua unit bangunan Posyandu senilai Rp50 juta, sepuluh unit Huntara senilai Rp150 juta, seribu magic com senilai Rp200 juta dan Rp250 juta diserahkan ke rekening Baznas yang ditunjuk Pemerintah Lumajang.
Ketua DPW Jawa Timur Prof. DR. Nursalam mengatakan dana yang terhimpun dari hasil keikhlasan perawatan yang ada di Indonesia, diawali dengan penyampaian surat pemberitahuan kepada pengurus pusat yakni DPP PPNI.
"Laporan dari pak DR. Suhari kami langsung mengirim surat ke DPP, mengedarkan keseluruh Indonesia dan juga seluruh se Jawa Timur", kata Nursalam ditemui di kantor Pemkab Lumajang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Rabu (12/1).
Kata Nursalam tidak hanya sejumlah uang yang disalurkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak erupsi, tapi logistik dan tenaga medis di bantuan bahkan hingga kini ada perawat dari luar jawa masih di lokasi.
"Kami sudah sampaikan kepada ibu Wakil Bupati Lumajang bukan hanya donasi yang disampaikan namun juga bantuan langsung kepada korban dan tenaga perawat yang saat ini masih di lokasi dari Lampung," ucap Nursalam.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua DPD PPNI Lumajang DR. Suhari mengatakan posko relawan perawat hingga kini masih diaktifkan untuk memfasilitasi para perawat dari luar daerah yang ingin turut membantu.
"Kedepannya kami ada wadah Perawat Penanggulangan Bencana milik PPNI yang nantinya akan mengembangkan keilmuan mulai mitigasi dan relokasi," ucap alumni S3 Universitas Jember.