Mahasiswa gelar aksi simpati Wadas di DPRD Salatiga
Solidaritas mahasiswa untuk demokrasi menggelar aksi simpati Wadas di pintu gerbang DPRD Salatiga, jawa tengah, Selasa (15/2). Jalanya aksi berjalan lancar dengan penjagaan ketat dari Satpol PP dan Kepolisian.
Elshinta.com - Solidaritas mahasiswa untuk demokrasi menggelar aksi simpati Wadas di pintu gerbang DPRD Salatiga, jawa tengah, Selasa (15/2). Jalanya aksi berjalan lancar dengan penjagaan ketat dari Satpol PP dan Kepolisian.
Peserta aksi tidak banyak hanya diikuti sekitar 15 mahasiswa. Sementara jumlah petugas yang menjaga jalanya aksi yang terdiri dari Satpol PP dan aparat Kepolisian ada sekitar 50 petugas.
Peserta aksi banyak menempelkan tulisan di pintu gerbang DPRD Salatiga ini dengan tulisan berupa kritikan dan simpati. Adapun tuntutan dalam aksi ini diantaranya, para mahasiswa menolak tambang batu andesit di Desa Wadas, Bener, Purworejo. Kemudian, menuntut Polda Jawa Tengah agar menarik mundur seluruh aparat dari Desa Wadas.
Menuntut Polda Jawa Tengah agar mempermudah akses bagi LBH, jurnalis, aktivis, serta berbagai elemen yang membantu perjuangan warga Wadas, juga menuntut agar menindak tegas seluruh aparat yang terbukti melakukan tindak kriminalitas atau kekerasan fisik tterhadap warga Wadas.
"Kami selaku solidaritas mahasiswa berharap agar warga Wadas mendapat keadilan," tandas Fahri, salah satu peserta aksi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Selasa (15/2).