Stok kedelai di perajin mulai menipis imbas kenaikan harga

Stok kedelai di Subang, Jawa Barat masih tersedia walaupun sudah mulai menipis, terlebih dengan adanya kenaikan harga kedelai di penyalur sejak empat hari terakhir.

Update: 2022-02-21 19:48 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Stok kedelai di Subang, Jawa Barat masih tersedia walaupun sudah mulai menipis, terlebih dengan adanya kenaikan harga kedelai di penyalur sejak empat hari terakhir.

Perajin tahu tempe di Kota Subang, Jawa Barat mulai mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor. Mereka akhirnya kebingungan untuk menjual produk tahu di pasaran.

Kenaikan harga kedelai membuat pengusaha tahu di Subang Jawa Barat terpaksa merumahkan karyawannya sebagai imbas melonjaknya harga kacang kedelai.

Sementara seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (21/2), omzet penjualan tahu milik Wawan turun hingga 25 persen dari harga normal. Untuk menyiasati kenaikan harga kacang kedelai yang semakin melambung tinggi, Wawan pun terpaksa merumahkan sebagian karyawannya.

Wawan mengatakan harga kacang kedelai yang diterima pengrajin saat ini sekitar Rp11.500 sampai Rp11.900 per kg. Sementara harga kedelai di petani sekitar Rp10.800 per kg. Sedangkan biaya logistik dan transportasi ke pengrajin ditaksir mencapai Rp500 - Rp1.000 per kg.

Menurut Wawan, harga kacang kedelai pernah naik sebanyak lima kali dalam kurun waktu tujuh hari ini.

"Dari kenaikan harga kedelai, saya berharap pemerintah menentukan berapa harga resmi kacang kedelai agar nantinya saya enak untuk menentukan harga tahu yang saya jual," jelas Wawan.

Wawan mengaku, ukuran tempe dan tahu masih normal akan tetapi harga jualnya jadi naik karena harga bahan baku yang naik. "Tidak ada alternatif lain untuk sementara ini tempe dan tahu harus naik harganya sekitar 10 persen,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan tren kenaikan harga kedelai impor bakal berlanjut hingga Mei 2022. Kenaikan harga komoditas impor itu belakangan turut menggerek naik harga tahu dan tempe sejak awal tahun ini. Berdasarkan data Chicago Board of Trade harga kedelai impor pada pekan pertama Februari 2022 sudah menyentuh di posisi US$15,77 per bushel atau sekitar Rp11.240 per kilogram. Angka itu sudah mengalami peningkatan 19 persen dari posisi US$13,77 per bushel pada akhir Januari 2022.

Tags:    

Similar News