Peringati HUT ke 16 Brigif 4 Mar/BS, Yonif 8 Marinir tanam mangrove
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin bersama Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Letkol (Mar) Farick, turut serta menanam mangrove di Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin bersama Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Letkol (Mar) Farick, turut serta menanam mangrove di Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini dihelat oleh Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Letkol Farick menjelaskan kegiatan ini dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke 18 Brigade Infantri 4 Marinir/Berdiri Sendiri (Brigif 4 Mar/BS). Meliputi jajaran Batalyon Infanteri 7 Marinir yang berada di Lampung. Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Batalyon Infanteri 9 Marinir di Lampung dan Batalyon Infanteri 10 Marinir yang berada di Batam.
Di kesempatan itu, Letkol Farick juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemkab Langkat dan pihak terkait hingga terlaksananya kegiatan tersebut. Ribuan bibit mangrove ditanam untuk penghijauan di pesisir guna mencegah abrasi, dan tempat pemijahan biota laut. "Kepada Plt Bupati Langkat terimakasih dukungannya begitu juga pihak lainnya," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (22/2).
Sementara Syah Afandin juga mengucapkan terima kasih kepada Yonif 8 Marinir. Sebab kegiatan tersebut selain manjaga kelestarian alam dan ekosistem biota laut, juga dapat meningkatkan penghasilan para nelayan. Sehingga nelayan dapat lebih sejahtera yang berujung pada pencapaian visi misi menjadikan Langkat maju dan sejahtera. "Kelestarian mangrove dapat menjaga biota laut. Biota laut yang berkembang biak secara baik, meningkatkan penghasilan nelayan," jelasnya.
Plt. Bupati juga bangga ketika melihat anak-anak murid sekolah dasar dan siswa sekolah menengah pertama di undang dalam acara tersebut, untuk ikut menanam mangrove. "Saya sangat berterima kasih karena Marinir telah mengikutsertakan anak-anak kita untuk ikut menanam mangrove, karena cara ini membuat mereka sebagai generasi penerus dapat memahami dan peduli serta mengerti pentingnya kelestarian hutan mangrove," ungkap Syah Afandin.
Di acara tersebut juga dilaksanakan pembagian 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar, berisikan 1kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 bungkus bubuk teh, 1 botol sabun mandi dan 1 botol sabun cuci piring.
Pada kesempatan itu juga Syaf Afandin sangat antusias berdiskusi dengan anak-anak SD dan SMP yang berhadir, membahas tentang pentingnya kelestarian hutan mangrove. Di akhir acara Plt Bupati Langkat memberikan tali asih kepada lebih kurang 100 orang murid SD dan siswa SMP sebesar Rp. 20.000 perorang. Juga kepada seluruh guru yang hadir berjumlah 5 orang, ditambah kepala sekolah 1 orang masing-masing menerima Rp100.000.