Protes pengeras suara saat tadarus, seorang warga di Subang di demo warga lain

Warga Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Barat berunjuk rasa ke Kantor Kecamatan Patokbeusi. Sebanyak kurang lebih 50 warga bahkan ibu-ibu juga ikut berunjuk rasa sambil membawa poster berisi tuntutan mereka.

Update: 2022-04-03 14:45 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Barat berunjuk rasa ke Kantor Kecamatan Patokbeusi. Sebanyak kurang lebih 50 warga bahkan ibu-ibu juga ikut berunjuk rasa sambil membawa poster berisi tuntutan mereka.

Unjuk rasa tersebut dilakukan karena adanya salah satu warga yang mengirimkan surat penolakan pengeras suara saat tadarus di bulan Ramadan ke Polsek dan Kecamatan Patokbeusi. Namun pihak kepolisian dan kecamatan merespon surat tersebut dengan akan mengundang masyarakat untuk beraudensi terkait surat tersebut.

Namun sebelum audensi digelar, puluhan masyarakat datang berunjuk rasa menolak adanya salah satu warga yang melarang pengeras suara tersebut.

Menurut DKM Masjid Baiturohim, Lukman, pihak masjid sudah dua tahun terakhir terus dilaporkan atas penggunaan pengeras suara oleh salah satu warga. Tadarus yang dilakukan di bulan Ramadan selalu dipermasalahkan oleh seorang warga tersebut.

"Dari hasil dua tahun kebelakang kami terus dilaporkan, selaku pengurus masjid Baiturohim merasa tidak senang, artinya ketika menjelang bulan Ramadan tadarus dipermasalahkan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Minggu (3/4). 

Lukman menambahkan, kegiatan tadarus yang dilakukan oleh masyarakat padahal dinilai tidak mengganggu. Apalagi dilakukan hanya satu tahun sekali.

Menurut Kapolsek Patokbeusi, Kompol Acep Hasbullah, permasalahan tersebut terjadi berawal dari adanya pengaduan dari salah satu warga tentang pengeras suara. Namun kini sudah selesai setelah memperoleh warga tersebut dangan masyarakat lainnya.

"Ini adalah masalah pengaduan warga secara pribadi namun hari ini sudah diselesaikan secara terbuka, secara audensi dengan warta sekitar Masjid Baiturohim, alhamdulillah sudah diselesaikan," jelas Kompol Acep.

Tags:    

Similar News