Di kaki Bukit Menoreh, umat muslim dan kristiani buka puasa bersama 

Gambaran toleransi beragama yang cukup tinggi, terwujud jelas  di Perumahan Griya Asri Salaman, tepatnya di RT 54, RW 16, Dusun Jurusawah, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Update: 2022-04-11 18:56 GMT
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Gambaran toleransi beragama yang cukup tinggi, terwujud jelas  di Perumahan Griya Asri Salaman, tepatnya di RT 54, RW 16, Dusun Jurusawah, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Setiap Minggu di bulan Ramadan,  masyarakat di lingkungan perumahan ini, melaksanakan kegiatan berbuka puasa. Buka puasa dilaksanakan di jalan komplek perumahan. 

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat setempat telah menggelar tikar yang digunakan untuk menggelar makanan dan minuman yang akan disajikan untuk berbuka puasa.

Kegiatan yang telah berlangsung selama  12  tahun terakhir ini, semakin terasa istimewa, karena tidak hanya dilakukan oleh masyarakat beragama Islam saja, melainkan warga perumahan setempat yang non muslim pun ikut berbaur dan menyatu.

“Tahun ini merupakan tahun ke-12  buka puasa bersama yang diikuti seluruh warga Perumahan Griya Asri Salaman,” kata  Ketua RT Ketua RT 54 , RW 16 Perumahan Griya Asri Salaman, Markus Njoto Nugroho seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Senin (11/4). 

Totok, panggilan akrabnya mengatakan, pada tahun 2010, awal kegiatan buka bersama dilaksanakan, warga akan melanjutkan dengan salat Maghrib, Isya hingga tarawih di tempat tersebut. Sebab saat itu, komplek perumahan belum memiliki mushola. 

Saat itu,  penghuni perumahan  masih berjumlah 18 kepala keluarga (KK). Saat ini, jumlah warga yang menempati perumahan  di kaki perbukitan Menoreh tersebht, sudah mencapai 63 kepala keluarga.

Tahun 2020, kegiatan buka bersama tidak diadakan karena pandemi Covid-19. Tahun 2021 tetap melaksanakan namun dengan jumlah terbatas. 

Totok menceritakan,  awalnya kegiatan buka bersama yang digelar di gang perumahan hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. Namun, seiring bertambahnya warga, buka bersama tersebut semakin meriah. Masing-masing kepala keluarga benar-benar antusias untuk menyiapkan segala sesuatunya. Seperti memasak dan menghidangkan makanan kecil. 

Karena saat ini jumlah warga perumahan dan jumlah rumah semakin bertambah, maka untuk kelancaran kegiatan buka bersama dibagi menjadi tiga blok. Yakni, minggu pertama bulan Ramadan, buka puasa bersama tersebut dilaksanakan untuk warga blok utara. Kemudian, blok tengah di minggu kedua dan minggu ketiga dilaksanakan untuk warga blok selatan.

Sedangkan di minggu terakhir puasa, buka bersama tersebut dilaksanakan secara bersamaan oleh seluruh warga perumahan di Mushola Assalam. 

Nur Rochmad Tri Agus Susanto, Takmir Musala Assalam mengatakan, kegiatan buka bersama yang dilakukan warga Perumahan Griya Asri Salaman ini, bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar warga. " Dari semula yang tidak kenal menjadi kenal," ujarnya. 

Ia berujar, yang terlibat dalam kegiatan buka puasa  ini tidak hanya warga yang muslim saja, melainkan warga yang non muslim juga berpartisipasi.

Kebersamaan  antara warga  yang beragama Islam dan non muslim di kompleks perumahan tersebut, tidak hanya pada saat buka puasa bersama saja. Mereka juga ikut terlibat dalam kepanitian zakat fitrah, pelaksanaan takbir keliling dan juga mendukung kegiatan halal bil halal.

Dia juga menyebutkan, warga non muslim  juga sering terlibat dalam kepanitiaan Idul Adha. Mereka biasanya menyiapkan tempat untuk menyembelih hewan kurban, ketika warga muslim sedang melaksanakan shalat Ied.

Tags:    

Similar News