100 petani ikuti kursus pelatihan pembuatan pakan ikan
Upaya menekan harga pakan ikan yang terus melonjak, anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengadakan pelatihan pembuatan pakan ikan.
Elshinta.com - Upaya menekan harga pakan ikan yang terus melonjak, anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengadakan pelatihan pembuatan pakan ikan. Dengan pelatihan ini, diharapkan petani ikan tidak terlalu terbebani dengan biaya produksi.
"Kita adakan pelatihan pembuatan pakan ikan sebagai upaya menekanharga pakan yang terus naik dan menjadi beban petani," kata Vita Ervina, anggota Komisi IV DPR RI usai pembukaan pelatihan di Balaidesa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Pelatihan diikuti 100 orang petani dari Kota dan Kabupaten Magelang. Mereka mengikuti pelatihan selama dua hari, 18-19 April.
Vita mengatakan, dengan membuat pakan ikan sendiri, maka petani bisa menghemat biaya sebesar 40 persen. Sebelumnya, petani sudah banyak membudidaya ikan. Namun permasalahannya beban produksi di pakan ikan.
Maka dengan bantuan pembuatan pakan ikan ini, diharapkan biaya produksinya akan berkurang. Dan semua menggunakan bahan lokal ditambah mineral dan vitamin. Untuk jenis bahan lokal terdiri dari tepung ikan, tepung jagung, dedak, tepung kedelai. Jadi bahan bakunya mudah didapat di lokasi masing-masing peserta pelatihan.
"Murah harganya, tetapi tetap bergizi," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Kamis (21/4).
Politisi PDI-P ini menjelaskan, jika dibandingkan dengan membeli pakan ikan pabrikan, akan jauh lebih murah. Karena bisa mengurangi beban biaya produksi sekitar 30-40 persen.
Dia berharap dengan bantuan tersebut para peternak lain di dua daerah ini bisa membeli dari peternak yang sudah dilatih.
Ia juga menyampaikan, setelah pelatihan maka akan ada kelanjutan pembinaan dari penyuluh agar usah ini benar-benar mandiri. "Akan ada pendampingan dari penyuluh sampai benar-benar usaha itu berjalan sendiri," tambah Vita.
Semenatara Kepala Dinas Peternkaan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Joni Indarto, menandaskan biaya produksi budidaya ikan itu 60-70 persen ada di pakan. Sementara harga pasaran pakan ikan saat ini relatif tinggi. Karena itu, ia sangat mengapresiasi pelatihan ini.
Karena dengan membuat pakan ikan secara mandiri, merupakan jawaban untuk mengatasi terkait mahalnya pakan, dan memperkecil biaya produksi.