Plt. Bupati Langkat dan Baznas berbagi sembako untuk dhuafa di Hinai Kiri
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin bersama badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menyerahkan bantuan 100 paket sembako untuk kaum dhuafa.
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin bersama badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menyerahkan bantuan 100 paket sembako untuk kaum dhuafa, di Masjid Jamik Nasrullah Kelurahan Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Langkat, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (24/04).
Sembako diserahkan secara simbolis oleh Syah Afandin dan Ketua Baznas Langkat, Thantawi Jauhari kepada 10 orang dari 100 masyarakat penerima di Kecamatan Secanggang. Satu paketnya berisikan 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 kaleng sarden ukuran kecil, 1 kaleng susu, 5 bungkus mie instan.
Serta uang tunai Rp.50 ribu yang merupakan pemberian pribadi Plt Bupati Langkat. Syah Afandin berterimakasih kepada Baznas Langkat yang telah memprogramkan kegiatan penyaluran zakat berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai salah satu amanah kinerjanya. Ia juga menyampaikan, hal tersebut yang merupakan bagian amanah umat harus terus ditunaikan oleh pengurus Baznas.
Dana umat yang berasal dari infaq, sedekah maupun zakat tidak saja dari aparatur sipil negara (ASN), namun dari sejumlah pihak yang mempercayakannya kepada Baznas Langkat. "Dengan lebih banyak masyarakat yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas, maka akan semakin banyak masyarakat yang menerima manfaatnya pula," ucap Afandin.
Afandin pun berharap sembako tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh penerimanya untuk meningkatkan ketaqwaan di bulan suci Ramadan. "Manfaatkan bantuan ini dan kedepankan rasa syukur, semoga nikmat yang ada menjadi berkah dan bertambah di bulan suci ini," harapnya.
Selanjutnya Afandin meminta kepada camat, kepala KUA, lurah dan seluruh kepala desa untuk terus memberikan perhatian terhadap masyarakat yang hidup dalam keprihatinan, sebagai perpanjangan tangan hadirnya pemerintah di tengah kesulitan yang mereka hadapi.