Bantu sosialisasi, PKK Kabupaten Kudus siap digandeng BPJS Kesehatan
Bantu sosialisasi, PKK Kabupaten Kudus siap digandeng BPJS Kesehatan Hal ini sampaikan oleh ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kudus Jawa Tengah Mawar Hartopo di sela-sela penyerahan bantuan untuk pasien peserta JKN-KIS di RSUD Loekmono Hadi Kudus.
Elshinta.com - Bantu sosialisasi, PKK Kabupaten Kudus siap digandeng BPJS Kesehatan Hal ini sampaikan oleh ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kudus Jawa Tengah Mawar Hartopo di sela-sela penyerahan bantuan untuk pasien peserta JKN-KIS di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Kegiatan tersebut sebagai customer visit peserta JKN-KIS rawat inap sebagai strategi tolok ukur kepuasan peserta yang dilakukan di RSUD Loekmono Hadi.
Mawar Hartopo menjenguk para pasien peserta JKN-KIS yang sedang dirawat. Ia menanyakan secara langsung kondisi kesehatan pasien dan kepuasan menggunakan layanan RSUD dan BPJS. Dimana, mereka memberikan respon positif dan bersyukur atas kemudahan yang didapat dari jaminan kesehatan.
"Tadi semua pasien ngasih jempol buat layanan RSU dan BPJS, jadi betul-betul oke pelayanannya. Tetap kedepan harus selalu ditingkatkan pelayanannya," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (27/5).
Acara customer visit tersebut diharapkan dapat menjadi tolok ukur RSUD dan BPJS dalam menyempurnakan pelayanan kesehatan. Khusus kepada BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Mawar Hartopo berpesan supaya ada gebrakan agar seluruh masyarakat Kudus bisa terdaftar. Pihaknya siap bergandengan tangan membantu sosialisasi tentang jaminan kesehatan.
"Perlu suatu inovasi supaya masyarakat yang belum tercover bisa terdaftar. PKK siap gandengan dengan BPJS untuk menerangkan kepada masyarakat, yang harapannya semua bisa terdaftar dan mendapat manfaatnya," ungkap Mawar.
Sudarsono (63) salah satu pasien peserta JKN-KIS mengaku puas dengan pelayanan RSUD dan BPJS. Ia yang menderita penyakit saluran pencernaan mengungkapkan sudah mendapat penanganan serius sejak Jumat lalu (20/5). Dengan ditemani keluarga, Sudarsono berharap dapat cepat sembuh dan dapat pulang kerumahnya di Desa Bulung Kulon.
"Sudah sejak Jumat sakit perut, sudah ditangani sama dokter, seneng sudah diobati masih dapat bantuan," ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, dr. Agustian Fardianto berencana melakukan kerja sama dengan TP PKK Kabupaten Kudus. Menurutnya PKK memiliki kader yang sangat luas yang bisa memberi edukasi tentang jaminan kesehatan. Kedepan, pihaknya berencana berdiskusi secara khusus dengan Mawar Hartopo untuk kegiatan kolaborasi yang sangat mungkin dilaksanakan.