Khofifah: Muslimat NU jadi spirit Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum Muslimat NU mengungkapkan tantangan bagi Muslimat NU tidak mudah.
Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum Muslimat NU mengungkapkan tantangan bagi Muslimat NU tidak mudah. “Apalagi soal kemiskinan dimana di Jawa Timur terjadi penurunan kemiskinan tertinggi meski tidak ekstrim karena itu peran serta semua pihak termasuk peranan perguruan tinggi,” kata Khofifah, Minggu (29/5).
Khofifah juga memaparkan berbagai keberhasilan baik di bidang pendidikan maupun komitmen memerangi kemiskinan serta memajukan pendidikan, pertanian serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Salah satunya muslimat dari enam perempuan hebat dunia ada emoat orang termasuk saya dan gerakan muslimat NU menjadi spirit tidak hanya bagi seorang Khofifah namun Jawa Timur meski tidak sedikit yang meragukan,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.
Sementara Wali Kota Malang Sutiaji dalam sambutannya mengungkapkan tantangan kedepan tidak ringan apalagi dengan gerakan radikalisasi.
“Karena itu Muslimat NU untuk merapatkan barisan membentengi diri dari gerakan tersebut dan NU-Muhammadiyah tetap lurus,” ujarnya dalam Harlah 76 Muslimat NU dan pelantikan pengurus PC Muslimat NU Kota Malang, Minggu (29/5).
Pada kesempatan tersebut, wali kota Malang juga menyitir soal tingginya pengangguran di Kota Malang.
“Harapan kita Muslimat NU bisa melakukan kerjasama dan memberdayakan UMKM dan Pemkot Malang telah berkomitmen untuk memberdayakan UMKM dan mewajibkan setiap OPD untuk menggandeng dan memajukan UMKM jika tidak maka keuangannya tidak saya cairkan,” tegasnya.